Metrik

  • visibility 449 kali dilihat
  • get_app 1672 downloads
description Journal article public Agrimeta

Pelestarian Tanaman Bambu Sebagai Upaya Rehabilitasi Lahan Dan Konservasi Tanah Di Daerah Sekitar Mata Air Pada Lahan Marginal Di Bali Timur

I. Dewa Nyoman Raka, I. G. N. Alit Wiswasta, I. Made Budiasa
Diterbitkan 2011

Abstrak

Dewasa ini pemerintah telah menggalakkan upaya rehabilitasi lahan dan konservasi tanah seperti penghijauan dan reboisasi. Kegiatan itu dimaksudkan untuk mempertahankan kesuburan tanah, memulihkan lahan kritis, serta memperbaiki tata air. Upaya perbaikan lahan yang telah rusak tersebut dapat dilakukan dengan melestarikan tanaman bambu sebagai tanaman reboisasi dan rehabilitasi. Dengan melestarikan bambu, lahan yang telah rusak akan kembali memberikan fungsinya dengan baik dalam waktu yang cukup cepat, sehingga sumberdaya alam hutan, tanah dan air dapat berdaya guna dan berhasil guna bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui partisipasi masyarakat dalam pelestarian tanaman bambu untuk menanggulangi lahan marginal/kritis di Bali Timur, (2) membuat bahan kampanye ke masyarakat berupa Leaflet terkait tanaman bambu dalam upaya menanggulangi lahan kritis, (3) membuat bahan ajar yang terkait konservasi untuk kalangan mahasiswa.Penelitian ini adalah penelitian, field experiment dan survei, sampel ditentukan secara purposive sampling di 30 desa yang memiliki kawasan lahan marginal/kritis di Bali Timur. Hasil Penelitian menemukan partisipasi masyarakat dalam pelestarian tanaman bambu untuk menanggulangi lahan marginal/kritis 76,00% kuat, dan melalui demplot tanaman bambu diketahui terjadi peningkatan debit air sebesar 10%. Disarankan kepada pemerintah desa untuk turut berperan aktif melalui pembuatan awig-awig desa dalam pelestarian tanaman bambu untuk menanggulangi lahan marginal/ kritis.

Full text

 

Metrik

  • visibility 449 kali dilihat
  • get_app 1672 downloads