Metrik

  • visibility 428 kali dilihat
  • get_app 431 downloads
description Journal article public Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Ganesha

Pengaruh Model Pembelajaran Resolusi Konflik Terhadap Prestasi Belajar Pkn Ditinjau Dari Pola Asuh Orang Tua

I. Nyoman Dunia
Diterbitkan 2010

Abstrak

I Nyoman Dunia ABSTRAK Tujuan penelitin ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan perbedaan prestasi belajar PKn siswa sebagai hasil perlakuan antara penerapan model pembelajaran resolusi konflik (MRK) dan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan desain posttest only control group design. Populasi berjumlah 2 kelas (80 orang) kelas XII/IPS 1,2 SMA Negeri 1 Nusa Penida sekaligus sebagai sampel. Data penelitian ini dikumpulkan dengan kuesioner dan tes, yang dianalisis dengan statistik uji anava 1 jalur dan anakova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan prestasi belajar PKn yang signifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran resolusi konflik (MRK) dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (Fhitung = 68,154; ɑ =0,05), (2) setelah dikendalikan oleh pola asuh orang tua, terdapat perbedaan prestasi belajar PKn yang signifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran resolusi konflik (MRK) dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (F* = 12,683; ɑ =0,05), (3) terdapat kontribusi pola asuh orang tua yang signifikan terhadap prestasi belajar PKn para siswa SMA negeri 1 Nusa Penida, baik pada siswa yang mengikuti model pembelajaran resolusi konflik (MRK) maupun pada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, masing-masing sebesar 98,40% dan 98,18%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa (1) prestasi belajar PKn siswa yang mengikuti model pembelajaran resolusi konflik lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional; (2) setelah dikendalikan oleh pola asuh orang tua, ternyata prestasi belajar PKn siswa yang mengikuti model pembelajaran resolusi konflik lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional; (3) kontribusi pola asuh orang tua pada para siswa yang mengikuti model pembelajaran resolusi konflik lebih tinggi daripada para siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional di SMA Negeri 1 Nusa Penida. Implikasi temuan penelitian ini adalah (1) sebagai tenaga pendidik, guru seharusnya mengetahui prestasi belajar siswanya; (2) model pembelajaran resolusi konflik (MRK) dalam implemntasinya sangat memerlukan tekad, inovasi dan kesabaran guru dalam merancang pembelajaran; (3) sekolah perlu berbenah untuk lebih memberikan perhatian pada peningkatan kuantitas maupun kualitas sarana belajar. Kata-kata kunci: model pembelajaran resolusi konflik, model pembelajaran konvensional, prestasi belajar PKn, pola asuh orang tua THE EFFECT OF CONFLIK RESOLUTION LEARNING MODEL ON CITIZENSHIP EDUCATION LEARNING ACHIEVEMENT VIEWED FROM PARENTAL CARE ABSTRACT The aims of this research is to know and describe the difference in students' citizenship education learning achievements between students given conflict resolution learning model (MRK) and conventional learning model. This research is categorized into experimental study by using one way Anakova. Two social studies classes (80 students) of grade XII SMAN 1 Nusa Penida were used as the sample. The data were collected by using questionnaire and test, and analyzed by using one path anava and anakova statistic. The research shows (1) there are significant differences in citizenship education learning achievements between students given conflict resolution learning model (MRK) and conventional learning model (F hitung= 68.154; ɑ<0.05), (2) there are significant differences in citizenship education learning achievements after they are controlled by parental care between students given conflict resolution learning model (MRK) and conventional learning model (F* = 12.683; ɑ < (0.05), (3) there are significant parental care contribution towards citizenship education learning achievements of the students of SMAN 1 Nusa Penida, both to students given conflict resolution learning Model (MRK) and conventional learning model,each 98.40% and 98.18%. From the invention, it can be concluded that: 1) citizenship education learning achievements of the students given conflict resolution learning (MRK) is higher than students given conventional learning model. 2) After being controlled by parental care, it is parent that citizenship education learning achievements of the students given conflict resolution learning (MRK) is higher then students given conventional learning mode. 3) The contribution of parental care for students joining conflict resolution learning model (MRK) is higher than students joining conventional learning model in SMAN 1 Nusa Penida. The implication of the inventions of the research are (1) for the teacher, he/she has to know his/her students achievements, (2) the implementation of conflict resolution learning model (MRK) seriously needs strong willing, innovation, and patience in designing the learning model, (3) The institution has to give more attentions in increasing the quantity and the quality of learning instruments. Key Terms: Conflict resolution learning model, conventional cearning model, citizenship education learning achievements, parental care.

Full text

 

Metrik

  • visibility 428 kali dilihat
  • get_app 431 downloads