Recently Published
Journal article

Profil Indeks Pengembangan Ikatan-Silang Gelatin-Kitosan

Gelatin ikan menjadi sumber alternatif gelatin halal, tetapi memiliki sifat mekanik dan kekuatan gel yang rendah. Ikat silang telah banyak digunakan pada modifikasi material, termasuk untuk membentuk kompleks gelatin-kitosan. Ikat silang dapat meningkatkan kemampuan sifat mekanik dan kekuatan gel. Fokus penelitian ini adalah mengamati karakteristik indeks pengembangan kompleks gelatin-kitosan yang diikat silang menggunakan glutaraldehid dan sukrosa teroksidasi dengan variasi konsentrasi. Penelitian dimulai dengan ekstraksi gelatin dari sisik ikan Bandeng menggunakan metode basa-asam. Gelatin sisik ikan Bandeng dan gelatin komersil kemudian digunakan sebagai sampel. Larutan gelatin, kitosan dan pengikat silang dicampurkan dan diinkubasi pada suhu 40oC selama selama 24 jam. Campuran kemudian dikeringkan pemanasan suhu 70oC sampai sampel kering. Sampel kemudian diuji indeks pengembangan dengan direndam dalam air selama 12 jam, volume pengembangan diamati tiap jam. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kompleks gelatin-kitosan dapat diikat metode ikat silang dengan glutaraldehid dan sukrosa teroksidasi yang ditunjukkan dengan Perubahan nilai indeks pengembangan. Sukrosa teroksidasi dengan perbandingan sukrosa dan natrium periodat 1:3 menunjukkan nilai indeks pengembangan paling baik.
Journal article

Kadar Fenolik dan Flavonoid Total Ekstrak Etanol Daun Anggur (Vitis Vinifera L)

Telah dilakukan penelitian mengenai analisis kadar fenolik dan flavonoid total ekstrak daun anggur (Vitis vinifera L) dengan metode Spektrofotometri UV-Vis. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar fenolik dan flavonoid total dalam ekstrak etanol daun anggur. Sampel diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol. Penentuan kadar fenolik total ekstrak menggunakan pembanding asam galat dengan beberapa variasi konsentrasi. Penentuan kadar flavonoid total menggunakan pembanding kuersetin. Nilai absorbansi diukur dengan spektrofotometer. Nilai absorbansi kemudian dimasukkan ke dalam persamaan regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan kadar total fenolik dan kadar total flavonoid dalam ekstrak berturut-turut adalah sebesar 95,28 mg GAE/g dan 4,07 mg QE/g.
Journal article

Potensi Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa Oleifera L.) dalam Menurunkan Kadar Asam Urat Tikus Putih

Journal article

Potensi Mie dari Labu Kuning (Cucurbita Moschata Durch) dalam Menurunkan Kadar Glukosa Darah

Journal article

Potensi Ekstrak Etanol Biji Alpukat (Persea Americana Mill.) sebagai Tabir Surya

Journal article

Efek Tabir Surya Ekstrak Daun Binahong (Anredera Cordifolia)

Journal article

Toksisitas Fraksi Daun Boboan (Cleome Rutidosperma D.C) terhadap Larva Udang Artemia Salina

Journal article

Efek Antihiperglikemik Fraksi-Fraksi Daging Buah Mengkudu (Morinda Citrifolia L.) pada Tikus Putih Jantan

Journal article

Potensi Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa Oleifera L.) dalam Menurunkan Kadar Asam Urat Tikus Putih

Journal article

Potensi Mie dari Labu Kuning (Cucurbita Moschata Durch) dalam Menurunkan Kadar Glukosa Darah

Journal article

Potensi Ekstrak Etanol Biji Alpukat (Persea Americana Mill.) sebagai Tabir Surya

Journal article

Efek Tabir Surya Ekstrak Daun Binahong (Anredera Cordifolia)

Journal article

Toksisitas Fraksi Daun Boboan (Cleome Rutidosperma D.C) terhadap Larva Udang Artemia Salina

Journal article

Efek Antihiperglikemik Fraksi-Fraksi Daging Buah Mengkudu (Morinda Citrifolia L.) pada Tikus Putih Jantan

Most Viewed
Journal article

Karakter Indeks Pengembangan Gelatin Taut Silang dengan Sukrosa Teroksidasi dan Glutaraldehid

Ikan merupakan salah satu sumber alternatif gelatin halal tetapi memiliki kualitas yang lebih rendah jika dibandingkan dengan gelatin babi. Taut silang dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kualitasnya. Tujuan penelitian adalah mempelajari pengaruh bahan penaut silang terhadap karakter indeks pengembangan. Prosedur dimulai dengan ekstraksi gelatin dari sisik ikan bandeng dengan metode perendaman basa dan asam. Pembuatan gelatin taut silang dengan cara mencampurkan larutan gelatin ikan bandeng 5% sebanyak 50 ml dengan bahan penaut silang dengan konsentrasi bervariasi sebanyak 50 ml. Campuran kemudian diaduk hingga merata dan dikeringkan dalam oven pada suhu 70oC. Penelitian ini menggunakan bahan penaut silang, yaitu sukrosa teroksidasi dan glutaraldehid. Hasil gelatin taut silang diuji karakteristik indeks pengembangannya. Selain itu, juga digunakan sampel gelatin ikan komersial sebagai pembanding. Pembentukan taut silang ditandai dengan Perubahan konsistensi sampel dari larutan menjadi gel. Perubahan konsistensi paling signifikan terlihat pada gelatin taut silang dengan sukrosa teroksidasi dan glutaraldehid. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peningkatan kadar bahan penaut silang menurunkan indeks pengembangan.
Journal article

Identifikasi Minyak Kedelai yang Ditambahkan dalam Produk Minyak Zaitun dengan Metode Kromatografi Gas–Spektroskopi Massa

Journal article

Perbandingan Metode Ekstraksi terhadap Kadar Flavonoid Total dan Aktivitas Antioksidan Batang Boehmeria Virgata

Journal article

Ekstrak Patikan Kebo (Euphorbia Hirta L.) Menurunkan Hitung Eosinofil Bronkus pada Tikus Wistar Model Asma Alergi

Journal article

Efek Hipoglikemik Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa Oleifera L.) pada Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Jantan

Journal article

Efek Ekstrak Metanol dan Partisi dari Kulit Batang Kayu Jawa (Lannea Coromandelica Houtt. Merr.) terhadap Pertumbuhan Sel HeLa dan MCF-7

Journal article

Aktivitas Antibakteri Fraksi-Fraksi Daun Bidara (Ziziphus Mauritiana)

Journal article

Identifikasi Minyak Kedelai yang Ditambahkan dalam Produk Minyak Zaitun dengan Metode Kromatografi Gas–Spektroskopi Massa

Journal article

Perbandingan Metode Ekstraksi terhadap Kadar Flavonoid Total dan Aktivitas Antioksidan Batang Boehmeria Virgata

Journal article

Ekstrak Patikan Kebo (Euphorbia Hirta L.) Menurunkan Hitung Eosinofil Bronkus pada Tikus Wistar Model Asma Alergi

Journal article

Efek Hipoglikemik Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa Oleifera L.) pada Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Jantan

Journal article

Efek Ekstrak Metanol dan Partisi dari Kulit Batang Kayu Jawa (Lannea Coromandelica Houtt. Merr.) terhadap Pertumbuhan Sel HeLa dan MCF-7

Journal article

Aktivitas Antibakteri Fraksi-Fraksi Daun Bidara (Ziziphus Mauritiana)

Suggested For You
Journal article

Pengaruh Perbandingan Konsentrasi Tween 80 dan Fosfatidilkolin terhadap Karakteristik Transferosom Asam Askorbat

Transferosom adalah sistem pengantaran obat yang dapat membawa secara transdermal obat hidrofilik, lipofilik, dan amfifilik dengan molekul berat rendah atau tinggi. Transferosom adalah sistem ultra-fleksibel yang dapat merusak dan melewati konstriksi sempit (dari 5 hingga 10 kali lebih kecil dari diameternya sendiri) tanpa kehilangan yang signifikan. Transferosom dapat melintasi barrier stratum korneum. Tujuan dari penelitian ini adalah penentuan perbandingan konsentrasi yang dibutuhkan untuk membuat asam askorbat transferosom. Transferosom disiapkan dengan metode hidrasi lapis tipis. Transferosom mengandung Tween 80 sebagai pelarut surfaktan, fosfatidilkolinsoya, kloroform : metanol (1 : 1), dan dihidrasi dengan PBS pH 7,4. Berdasarkan penelitian, desain formula yang membandingkan konsentrasi antara fosfatidilkolin: Tween 80 adalah 95: 5,85: 15, dan 75:25 menunjukkan karakteristik Transferosome. Hasil efisiensi penjeratan adalah sekitar 99,75% -99,95%, ukuran partikel sekitar 151,4-456,1nm, dan morfologi partikel dengan memindai mikroskop elektron dan mikroskop trinoculer. Formula terbaik adalah formula III dengan efisiensi penjeratan 99,95%, ukuran partikel 151,4nm dan morfologi menunjukkan mereka memiliki vesikel unilamellar besar (LUV).
Journal article

Isolasi dan Karakterisasi Senyawa Alkaloid Ekstrak Metanol Klika Faloak (Sterculia Populifolia)

Klika faloak (Sterculia populifolia) telah digunakan oleh masyarakat secara tradisional untuk mengobati beberapa penyakit seperti hepatitis, kanker, gangguan saluran pencernaan, diabetes, reumatik dan peningkat sel darah merah dll. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi senyawa alkaloid ekstrak metanol klika faloak. Ekstraksi dilakukan secara maserasi menggunakan pelarut metanol. Ekstrak metanol dipartisi dengan n-Heksan. Fraksinasi menggunakan metode kromatografi cair vakum, sebagai fase diam digunakan silika gel dan fase gerak adalah campuran n-heksan : etil asetat : metanol dengan sistem kepolaran ditingkatkan. Fraksi positif alkaloid yang diperoleh dipisahkan menggunakan kromatografi lapis tipis preparative dan dilakukan uji kemurnian menggunakan kromatografi lapis tipis 2 dimensi. Isolat selanjutnya dikarakterisasi menggunakan instrumen spektrofotometer UV-Vis dan inframerah (FTIR). Hasil analisis spektroskopi UV-Vis dan FTIR isolat diduga adalah senyawa alkaloid yang mempunyai karakteristik gugus fungsi N-H, C-N, C-H dan C=O serta serapan UV pada panjang gelombang 269 dan 302 nm yang merupakan serapan n→ π* dari gugus N-H.
Journal article

Peningkatan Pengetahuan Masyarakat melalui Edukasi Tentang Penggunaan Antibiotik Bijak dan Rasional

Journal article

Penentuan Kadar Flavonoid Ekstrak Etil Asetat Daun Sukun (Artocarpus Altilis)

Journal article

Uji Aktivitas Ekstrak Daun Srikaya (Annona Squamosa) sebagai Antipiretik pada Tikus Jantan Galur Wistar secara Invivo

Journal article

Potensi Krim Ekstrak Daun Johar (Cassia Siame) Menghambat Pertumbuhan Candida Albicans