Recently Published
Most Viewed
Journal article

Positivisme Auguste Comte: Analisa Epistemologis Dan Nilai Etisnya Terhadap Sains

Dalam perkembangannya postivisme terdiri dari, positivisme sosial, positivisme evolusioner, positivisme kritis. Ketiga positivisme diatas dibahas dalam positivisme Auguste Comte dilihat dari analisa epistimologis dan nilai etisnya terhadap sains. Menghadapi filsafat positivisme Auguste Comte, disatu fihak orang mengatakan bahawa filsafat tersebut tidak lebih dari sebuah metode atau pendirian saja. Sedangkan dilain pihak orang mengatakan bahwa filsafat positivisme itu merupakan “sistem afirmai” sebuah konsep tentang dunia dan manusia. Aguste Comte telah menunjukkan bahwa didalam perkembangan jiwa manusia, baik secara individual maupun secara keseluruhan, terdapat suatu kemajuan. Kemajuan itu akan dicapai, pada saat perkembangan datang, pada saat yang disebut positif. Positivisme berakar pada empirisme. Positivisme adalah: bahwa ilmu adalah satu-satunya pengetahuan yang valid, dan fakta-fakta sejarah yang mungkin dapat menjadi obyek pengetahuan. Dengan demikian positivisme menolak keberadaan segala kekuatan atau subyek dibelakang fakta, menolak segala penggunaan metode diluar yang digunakan untuk menelaah fakta. Aguste Comte adalah tokoh aliran positivisme, pendapat aliran ini adalah indera amatlah penting dalam memperoleh pengetahuan, tetapi harus dipertajam dengan alat bantu dan diperkuat dengan eksperimen. Bila dilihat dari nilai etisnya terhadap sains maka dapat dinyatakan bahwa apabila pradigma positivisme maka objeknya empiris macam pengetahuannya menunjukkan sains dan dapat diukur dengan logis dan bukti empiris.
Journal article

Pro-Kontra Naskh Dan Mansūkh Dalam Al-Qur'ān (Sebuah Kajian Terhadap Prosedur Penyelesaian Ta'ārudl Al-Adillah)

Naskh dan mansūkh merupakan salah satu metode pemecahan masalah ta'ārudl aladillah. Dalam kasus al-Qur'ān ia diperdebatkan eksistensinya oleh para ulama. Bisakah suatu ayat dihapuskan oleh ayat yang lain. Mungkinkah Allah dengan kemahatahuanNya menghapuskan ketetapanNya sendiri. Dari dialektika pro-kontra ini lahir sikap memperketat persyaratan terjadinya naskh mansūkh. Bila keluar dari persyaratan, maka nash-nash itu harus dikompromikan atau ditawaqufkan. Selain memperketat persyaratan juga mempersempit devinisi. Dimana takhshish dan taqyid dikeluarkan dari naskh untuk ditempatkan pada prosedur yang lebih awal dalam penyelesaian ta'ārudl al-adillah sebagai salah satu jalan dari berbagai jalan kompromi
Journal article

Kedudukan Hukum Anak Luar Kawin Yang Diakui

Journal article

Analisis Harvard Pada Implementasi Program Kota Layak Anak

Suggested For You
Journal article

Format Pendidikan Pondok Pesantren Salafi Dalam Arus Perubahan Sosial Di Kota Magelang

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui arus Perubahan sosial, format pendidikan pesantren salafi, dan langkah yang ditempuh pondok pesantren salafi dalam menghadapi arus Perubahan sosial. Hasil analisis kualitatif deskriptif data penelitian mengungkap bahwa arus Perubahan sosial pada pola pikir masyarakat terhadap dunia pendidikan. Terlebih pandangan masyarakat terhadap pendidikan pondok pesantren salafi yang mempunyai latar belakang bahwa pondok pesantren salafi atau tradisional hanya memberi pengajaran pendalaman agama saja tanpa memasukkan materi-materi pengetahuan umum. Sehingga hasil yang dibentuk dari pondok pesantren salafi hanyalah orang-orang yang pandai dalam hal agama saja, tanpa mempunyai keahlian tertentu. Ada dua format pendidikan pondok pesantren salafi di kota Magelang, yaitu pondok pesantren salafi, diantaranya pondok pesantren An Nur dan pondok pesantren Sirojul Huda yang di dalamnya hanya mengajarkan materi-materi keagamaan saja, dan pondok pesantren salafi yang di dalamnya menyelenggarakan program sekolah paket dan pembekalan lifeskill kepada santrinya, yaitu pondok pesantren Selamat. Hal tersebut sebagai langkah dan upaya pemenuhan harapan dari masyarakat dalam rangka pelayanan pendidikan yang seimbang antara ilmu agama sebagai landasan hidup, dengan ilmu pengetahuan umum sebagai pemenuhan kebutuhan hidup.
Read more articles
Take the red pill. Enhance your publishing experience.
This academic journal is powered by Neliti, a free website builder for academic content providers. Migrate your repository, journal or conference to Neliti now and discover a world of publishing opportunities. Migrate Now right-arrow-icon