Recently Published
Journal article

Analisis Kompetensi Pedagogik dan Kompetensi Profesional Dosen Ditinjau dari Tingkat Pendidikan

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui kompetensi profesional dosen Politeknik Ilmu Pelajayaran (PIP) Makassar ditinjau dari  pengalaman mengajar (masa kerja mengajar). Metode penelitian adalah expo fakto dengan menggunakan instrumen. Hasil Penelidian adalah diproleh kompetensi pedagogik dengan probabilitas 0,00, hal ini menujukkan adanya perbedaan kompetensi pedagogik antara tingkat pendidikan DIV/S1 dengan S2, sedangkan kompetensi profesionalisme, keperibadian dan sosial  dengan probabilitas masing-masing  0,06, 0,10 dan 0,70, hal ini menujukkan tidak ada perbedaan kompetensi profesionalisme, keperibadian dan sosial  antara tingkat pendidikan DIV/S1 dengan S2, dengan tingkat kepercayaan 95% (0,05), semakin tinggi tingkat pendidikan dosen semakin baik kompetensi pedagogik dalam mengelola proses pembelajaran di kelas, sedangkan kompetensi profesional, sosial tidak berbeda dengan pendidikan S1 dengan S2
Journal article

Assertive Training untuk Mengurangi Kecenderungan Pergaulan Bebas

Penelitian ini mengkaji tentang penggunaan assertive training, pergaulan bebas siswa sebelum dan sesudah diberikan assertive training, dan pengaruh assertive training untuk mengurangi pergaulan bebas siswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis eksperiment. Desain penelitian menggunakan pretest –posttest control group design. Populasi penelitian sebanyak 75 siswa dengan mengambil sampel 28 orang siswa. Teknik penarikan sampel adalah simple random sampling. Instrument yang digunakan adalah bahan perlakuan berupa scenario assertive training dan angket pergaulan bebas. Hasil penelitian menunjukkan penerapan teknik   assertive  training yang dilaksanakan selama  delapan kali pertemuan menunjukkan kecenderungan pergaulan bebas pada siswa cenderung menurun dan ada perbedaan yang signifikan antara siswa yang diberikan Assertive Training dengan siswa yang diberikan layanan BK oleh konselor sekolah lainnya untuk mencegah kecenderungan pergaulan bebas. Kesimpulan setelah pelaksanaan teknik assertive training, yaitu kecenderungan pergaulan bebas pada siswa yang diberikan pelatihan assertive cenderung menurun dibandingkan dengan siswa yang diberikan layanan BK oleh konselor sekolah lainnya, artinya semakin diberi Assertive Training  maka kecenderungan pergaulan bebas juga menurun. Dari hasil penelitian maka, disarankan pada  konselor sekolah dapat menggunakan latihan asertif dalam menangani masalah-masalah yang dialami oleh siswa secara terprogram  dan bekerjasama dengan pihak-pihak yang terkait.
Journal article

The Implementation of Multimedia on Physics Learning Based on Direct Instruction Model in the Topic of Light

Journal article

The Implementation of Multimedia on Physics Learning Based on Direct Instruction Model in the Topic of Light

Journal article

"You're Fat and Not Normal!" From Body Image to Decision of Suicide

Journal article

Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Anak Usia Dini

Most Viewed
Journal article

Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep melalui Model Pembelajaran Quantum Teaching

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas V SDN Majalengka Wetan III melalui model pembelajaran quantum teaching. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dimana peneliti bekerja sama dengan guru kelas sebagai observer. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Majalengka Wetan III, sebanyak 24 terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Data berupa hasil tes sebagai data primer dan hasil observasi, wawancara serta dokumentasi sebagai bahan pendukung. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif untuk menganalisis hasil tes akhir setiap tindakan dan analisis deskriptif  untuk hasil observasi setiap tindakan. Penelitian dilaksanakan 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran quantum teaching dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dapat meningkatkan pemahaman konsep  kelas V SDN Majalengka Wetan III. Hal ini ditunjukan dengan adanya peningkatan nilai sebelum pemberian tindakan hingga siklus II. Nilai rata-rata kelas sebelum pemberian tindakan adalah 66,21 sedangkan persentase siswa yang mencapai ketuntasan belajar adalah 45,83%. Pada siklus I nilai rata-rata kelas yang diperoleh siswa74,58sedangkan persentase siswa yang mencapai ketuntasan belajar adalah 62,50%. Pada siklusIInilai rata-rata kelas yang diperoleh siswa85,71sedangkan persentase siswa yang mencapai ketuntasan belajar adalah 95,83%. Kesimpulan, penerapan model pembelajaran quantum teaching dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan pemahaman konsep pada pokok bahasan pertempuran-pertempuran dalam mempertahanan kemerdekaan Indonesia dalam mata pelajaran IPS siswa kelas V SDN Majalengka Wetan III Kecamatan Majalengka.
Journal article

Efektivitas Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (Circ) dalam Keterampilan Menulis Paragraf Narasi Siswa Sekolah Dasar

Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan keterampilan menulis paragraf narasi siswa sekolah dasar antara kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition dengan kelas kontrol yang menerapkan pembelajaran konvensional. Metode pendekatan kuantitatif metode kuasieksperimen. Desain penelitian menggunakan Nonequivalent Control Groups Design (NCGD). Sampel penelitian adalah siswa SDN Cicenang I kelas VA sebanyak 30 siswa sebagai kelas eksperimen dan siswa SDN Cicenang I kelas VB sebanyak 30 siswa sebagai kelas kontrol. Alat pengumpul data berupa lembar soal menulis paragraf narasi. Teknik pengumpulan data berupa tes yaitu prates untuk mengukur kemampuan awal menulis paragraf narasi siswa dan pascates untuk melihat kemampuan akhir keterampilan menulis paragraf narasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan yaitu terdapat perbedaan peningkatan keterampilan menulis paragraf narasi siswa yang memperoleh pembelajaran menggunakan model CIRC pada kelas eksperimen dengan siswa yang memperoleh metode pembelajaran konvensional pada kelas kontrol. Artinya siswa memiliki keterampilan menulis paragraf narasi lebih baik dengan diajarkannya model CIRC, karena dengan CIRC siswa dituntut untuk bekerja sama dengan teman kelompoknya untuk memahami isi bacaan suatu wacana serta menuliskan kembali isi cerita tersebut sebab dalam CIRC terdapat keterpaduan antara membaca dan menulis secara kooperatif.
Suggested For You
Journal article

Implementasi Bimbingan Keterampilan Sosial untuk Mengurangi Perilaku Agresif Siswa di Kabupaten Pangkep

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi implementasi bimbingan keterampilan sosial dapat mengurangi perilaku agresif siswa di Kabupaten Pangkep. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen yang akan mengkaji tentang strategi implementasi bimbingan keterampilan sosial untuk mengurangi perilaku agresif siswa di Kabupaten Pangkep. Model rancangan penelitian ini adalah pretest –posttest control group design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala perilaku agresif dan modul bimbingan keterampilan sosial. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriftif dan statistik inferensial dengan menggunakan uji t sebagai uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran tingkat perilaku agresif siswa sebelum diberikan perlakuan berupa bimbingan keterampilan sosial berada pada kategori tinggi. Selanjutnya gambaran tingkat perilaku agresif siswa setelah diberikan perlakuan berupa bimbingan keterampilan sosial berada pada kategori rendah. Selain itu berdasarkan hasil uji hipotesis penelitian dapat simpulkan bahwa ada pengaruh strategi implementasi bimbingan keterampilan sosial untuk mengurangi perilaku agresif siswa SMA Negeri 3 Pangkep, artinya melalui implementasi bimbingan keterampilan sosial, maka perilaku agresif pada siswa akan menurun atau berkurang
Journal article

Penggunaan Kurikulum Serta Penanaman Nilai dan Spiritual Siswa

This study aims to describe the use of the curriculum in SMA N 1 Semanu as well as knowing the planting values ​​and spiritual students. The method used is a qualitative method with direct interviews with teachers for guidance and counseling. The results are that the curriculum used in SMA N 1 Semanu has two, namely for grades 10 and 11 using K13, while for class 12 uses KTSP. Cultivation of students' values ​​and spirituality in guidance and counseling was carried out with individual and classical guidance, while the material presented was related to motivation to learn, career, positive attitude of students, and build a generation of Muslims. In addition to the material presented also moral values, the impact of adolescent association, appearance and attitudes of women, and others delivered by subject teachers on Fridays specifically for female students. The value of nationalism is played by national songs. In other aspects, namely regarding the value of discipline, students are taught through extracurricular activities, namely scouts.
Journal article

English Teacher Obstacle on Implementing the 2013 Curriculum

Journal article

Increased Competitiveness and Work Readiness of Students Four Year Vocational High School (VHS)

Journal article

The Role of Rationality and Technological Change in Learning Process