Recently Published
Most Viewed
Journal article

Penggunaan Blended Learning Menyongsong Pembelajaran Tatap Muka

Dahulu mungkin kita berfikir bahwa belajar itu dilakukan di sekolah, berada dalam ruang kelas, dan bertatap muka langsung dengan guru atau siswa di kelas. Tetapi proses belajar kini saat  pandemik covid-19  menjadi fleksibel karena muncul pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi komunikasi atau digital. Dalam Undang-Undang  Nomor 14 Tahun 2005 kita mengenal empat kompetensi yakni kompetensi pribadi, kompetensi sosial, kompetensi pedagogik, dan kompetensi profesional, akan tetapi setelah wabah covid-19 dan daerah yang memiliki zona oranye, kuning apalagi merah dilarang melakukan pembelajaran dalam bentuk bertatap muka, karena dikhawatirkan akan penularan wabah covid -19 dan akan dapat membentuk kluster baru. Melihat kondisi di beberapa daerah yang zona tidak sama atau berbeda-beda sehingga dapat  menimbulkan  perbedaan dalam menanggapi rencana membuka kembali pembelajaran bertatap muka, ada daerah kabupaten/kota yang sudah melakukan pembelajaran tatap muka kemudian melihat kondisi wabah yang semakin meningkat maka mencabut kembali keputusan yang sudah dilaksanakan selanjutnya pembelajaran diterapkan seperti pembelajaran dari rumah atau pembelajaran daring.
Journal article

Hubungan antara Sikap terhadap Profesi, Komunikasi, dan Motivasi Berprestasi dengan Prestasi Kerja Guru SMA Negeri Se Kabupaten Tanah Bumbu

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara: (1) sikap terhadap profesi dengan prestasi kerja guru, (2) komunikasi dengan prestasi kerja guru, (3) motivasi berprestasi dengan prestasi kerja guru, (4) sikap terhadap profesi guru dengan motivasi berprestasi guru, (5) komunikasi dengan motivasi berprestasi guru, (6) sikap terhadap profesi guru dengan prestasi kerja melalui motivasi berprestasi guru, serta (7) komunikasi dengan prestasi kerja guru melalui motivasi berprestasi guru SMA Negeri se Kabupaten Tanah Bumbu. Jenis penelitian ini termasuk dalam pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru SMA Negeri se Kabupaten Tanah Bumbu yang berjumlah 255 orang. Sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin, sehingga diperoleh sampel sebanyak 156 orang. Distribusi jumlah sampel masing-masing sekolah ditentukan secara proporsional random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah berupa angket. Angket penelitian diuji validitasnya menggunakan korelasi Product Moment Pearson dan reliabilitasnya menggunakan metode belah dua (split half). Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan analisis jalur (path analysis), setelah dilakukan uji normalitas dan homogenitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara: (1) sikap terhadap profesi dengan prestasi kerja guru, (2) komunikasi dengan prestasi kerja guru, (3) motivasi berprestasi guru dengan prestasi kerja guru, (4) sikap terhadap profesi guru dengan motivasi berprestasi guru, (5) komunikasi dengan motivasi berprestasi guru, (6) sikap terhadap profesi dengan prestasi kerja melalui motivasi berprestasi guru, dan (7) komunikasi dengan prestasi kerja guru melalui motivasi berprestasi guru SMA Negeri se Kabupaten Tanah Bumbu. Kata Kunci :  Sikap Terhadap Profesi, Komunikasi, Motivasi Berprestasi, dan Prestasi Kerja
Suggested For You
Journal article

Penggunaan Model Group Investigation Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Listening Siswa Kelas Viii/a SMP Negeri 4 Marabahan

Penelitian ini tentang pembelajaran mendengarkan berbahasa Inggris.  dengan menggunakan model pembelajaran Group investigation. Subyek penelitian adalah 20 siswa kelas VIII/a SMP Negeri 4 Marabahan semester 1 tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini dilaksanakan selama  2  siklus. Dengan salah satu siklus, siswa bekerja dalam kelompok dan yang  lain tanpa kelompok. Pada siklus pertama siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dan pembelajaran dilaksanakan dengan model pembelajaran Group Investigation, sementara pada siklus ke dua  pembelajaran  dilaksanakan  tanpa menggunakan model pembelajaran Group Investigation. Pengumpulan data dilaksanakan bersamaan  dengan  pengamatan  selama  tindakan,  sementara  analisis data  dilaksanakan  bersamaan  pada  saat  refleksi  tindakan.  Dari   hasil analisis/refleksi bisa diketahui apakah tindakan akan dihentikan (apabila telah mencapai target) atau dilanjutkan untuk mencapai target.   Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran mendengar  berbahasa  Inggris ketika menggunakan model pembelajaran Group Investigation. Dari keadaan semula hanya 5 siswa (25%) yang berhasil mendapatkan nilai di atas  KKM,  pada  tindakan  siklus pertama ada 18 siswa (90%) yang berhasil mendapatkan nilai di atas KKM.  Selain itu, siswa  bersemangat dalam  belajar  mendengarkan  berbahasa Inggris, karena keberhasilan   siswa dalam mencapai KKM merupakan kepuasan tersendiri bagi mereka.
Read more articles
Take the red pill. Enhance your publishing experience.
This academic journal is powered by Neliti, a free website builder for academic content providers. Migrate your repository, journal or conference to Neliti now and discover a world of publishing opportunities. Migrate Now right-arrow-icon