Recently Published
Most Viewed
Journal article

Penafsiran Mazmur Ratapan

Pembahasan dalam penelitian ini akan mencari konsep-konsep dan ciri-ciri Mazmur Ratapan individu dan menemukan bagaimana ciri-ciri Mazmur Ratapan ini bila dibandingkan dengan berbagai ragam Mazmur yang lain dalam Kitab Mazmur. Untuk menemukan konsep-konsep dan ciri-ciri Mazmur Ratapan menggunakan penafsiran mengenai tujuan penulisan Kitab Mazmur Ratapan, meneliti latar belakang historis, meneliti secara kontektual pasal dan ayat, menafsirkan secara gramatikal dan secara literal sehingga akan ditemukan kesamaan struktur pasal, tujuan penulisan, pola sastra, motif penulisan, sehingga dapat ditemukan dan dirumuskan konsep-konsep dan ciri-ciri dari Mazmur Ratapan secara umum dibanyak pasal dalam Kitab Mazmur. Ciri-ciri umum penafsiran Mazmur Ratapan ini adalah seorang pemazmur secara langsung melakukan permohonan dalam doa kepada Allah, pada saat pemazmur dalam tekanan yang berat. Pemazmur berada dalam situasi yang sangat pahit lalu pemazmur menaikan permohonan dalam sejuta keluhan; pemazmur berhak mengatakan semua isi hati dengan keterbukaan dan kejujuran. Tingkat Kepercayaan pemazmur kepada Allah biasanya mulai hancur dan pudar, kemudian secara pelan-pelan dipulihkan, sehingga pergumulan mulai dilepaskan oleh Allah secara total. Mazmur Ratapan ini biasanya diakhiri dengan sebuah pujian yang dinyanyikan kalau keselamatan atau nazar dikabulkan oleh Allah. Mazmur ratapan ini memiliki ciri-ciri utama mengenai sastra, motif pemazmur, tujuan pemazmur, formula-formula bahasa yang dipakai oleh pemazmur memiliki kesamaan dalam struktur penulisan dan pengungkapan bahasa puisi yang hiperbolik, lugas, sederhana tetapi memiliki arti yang dalam yang tidak bisa diungkapkan dengan bahasa literal biasa. Bahkan dari ramuan itu dapat menggerakkan Allah untuk bertindak kepada setiap individu pemohonnya.
Journal article

Memaknai Perang Baratayudha dalam Perspektif Kitab Keluaran (Exodus)

This article discusses and compares between the story of the war of Baratayudha and that of the Exodus in the Old Testament. The writer tries to give meaning about the war of Baratayudha from the perspective of the theology of the war from the Exodus. In the Exodus, God have always defended the oppressed people when war happened. God was with the oppressed people and He gave freedom to them. In the war, God did not only have aim to show His power but to destroy the evil.
Suggested For You
Journal article

Mengenal Pentakostalisme Di Indonesia

The author gives enough introduction of the development of the Pentecostal movement in the history of the Christian Church. The movement of the Pentecostalism was an unique development because the Holy Spirit is believed as the inisiator of the movement. Therefore, the Pentecostal churches really depends on the work of the Holy Spirit (without separated from the work of the work of God the Father and Jesus Christ). Furthermore, this article describes the development of the Pentacostal movement, especially in Indonesian context and observes the unique and positive things of the Pentacostalism, its doctrine and dangerous teachings, especially in Indonesian context. The author believes that Pentecostalism will be the face of Christianity in the future.
Read more articles