Recently Published
Most Viewed
Journal article

Siput Air Tawar sebagai Hospes Perantara Trematoda di Desa Kalumpang dalam dan Sungai Papuyu, Kecamatan Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara

Kabupaten Hulu Sungai Utara merupakan kabupaten endemis fasciolopsiasis, yaitu penyakit cacing trematoda usus yang menginfeksi manusia. Fasciolopsiasis disebabkan oleh salah satu cacing trematoda spesies Fasciolopsis buski. Berdasarkan siklus hidupnya cacing trematoda melewati siklus hidup yang kompleks, pada tahap serkaria harus berkembang dalam siput air tawar tertentu sebagai hospes perantaranya. Kondisi geografis Kabupaten Hulu Sungai Utara merupakan daerah rawa yang hampir sepanjang tahun selalu tergenang air sedalam 1-3 meter, sangat ideal bagi perkembangbiakan siput air tawar. Dengan hidupnya siput air tawar, sangat memungkinkan bagi jenis cacing trematoda lainnya untuk berkembang dan ditransmisikan ke hospes selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui spesies siput air tawar yang berpotensi sebagai hospes perantara potensial trematoda di Desa Kalumpang Dalam dan Sungai Papuyu, Kecamatan Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Disain penelitian secara cross sectional, dan dilaksanakan di Desa Kalumpang Dalam dan Sungai Papuyu, Kecamatan Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara, dalam tahun 2012 dan 2013. Hasil penelitian diperoleh siput air tawar (genus Indoplanorbis, Gyraulus, Lymnaea, Bellamya, Pomacea, Melanoides). Ditemukannya serkaria pada siput air tawar menunjukkan kemungkinan adanya kecacingan trematoda lainnya selain fasciolopsiasis, yaitu antara lain echinostomiasis, fascioliasis, cercarial dermatititis dan intestinal fluke lainnya. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah berupa: peningkatan peran serta masyarakat dalam menghentikan kebiasaan yang beresiko kecacingan; pengobatan terhadap penderita kecacingan; peningkatan alokasi anggaran kesehatan terhadap program pengendalian kecacingan; peningkatan sumber daya manusia dan sarana-prasarana di bidang promosi kesehatan dan pemeriksaan mikroskopis kecacingan; penyuluhan mengenai kecacingan terhadap masyarakat daerah endemis secara multi sektor; melibatkan peran serta, dukungan tokoh masyarakat dan pemuka desa yang diteladani; dan menggalang dukungan dan keterlibatan lintas sektor terhadap intervensi rekayasa lingkungan dan sosial budaya masyarakat.
Journal article

Prevalensi Soil Transmitted Helminth (Sth) pada Anak Sekolah Dasar di Kecamatan Malinau Kota Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Timur

Sebagian besar kecacingan pada anak-anak disebabkan oleh cacing dari golongan Soil Transmitted Helminth (STH). Telah dilakukan penelitianSebutkan jenis/ Desain penelitian observasi cross sectional mengenai prevalensi kecacingan STH pada anak-anak di kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Timur. Pengambilan sampel feses dilakukan pada anak-anak di Sekolah Dasar Negeri Malinau Kota, didapatkan sebanyak 292 sampel feses. Pemeriksaan mikroskopis dilakukan untuk mengetahui sampel feses yang positif mengandung telur cacing. Hasil menunjukkan sebanyak 18 anak (6,16%) yang positif terinfeksi cacing. Anak laki-laki lebih banyak terinfeksi dibandingkan anak perempuan. Anak dari golongan umur 6-10 tahun yang terinfeksi lebih banyak dibandingkan golongan umur lainnya. Spesies cacing yang ditemukan yaitu Trichuris trichiura, Hookworm, Ascaris lumbricoides dari golongan STH, Hymenolepis sp., dan Enterobius vermicularis dari golongan non STH. Prevalensi tertinggi T. trichiura (3,08%). Ditemukan satu orang mengalami infeksi campuran antara T. trichiura dan Ascaris lumbricoides. Berdasarkan penelitian ini direkomendasikan adanya kegiatan penyuluhan yang intensif mengenai kebersihan pribadi dan lingkungan pada anak sekolah dasar untuk mendukung eliminasi kecacingan.
Journal article

Infeksi Telur Cacing pada Tikus Rumah (Rattus Tanezumi) di Areal Permukiman

Journal article

Survei Cepat terhadap Tikus dan Keong Perantara Schistosomiasis di Daerah Endemis, Dataran Tinggi Bada Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah

Journal article

Perilaku Penggunaan Insektisida pada Rumah Tangga di Tiga Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Selatan

Suggested For You
Journal article

Alergi dan Infeksi Cacing pada Anak Sekolah Dasar Negeri Kampung Baru Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu dengan Status Sosial Ekonomi yang Berbeda

Alergi dan infeksi cacing masih merupakan permasalahan di negara berkembang dan keduanya dipengaruhi oleh faktor lingkungan yang kurang baik. Kondisi lingkungan, polusi, sanitasi, makanan, dan penyakit infeksi termasuk parasit menjadi faktor utama pencetus alergi. Anak-anak menjadi subyek yang seringkali menderita atopi atau alergi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara infeksi cacing dan alergi pada anak Sekolah Dasar Negeri Kampung Baru Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Penelitian dilakukan dengan pengumpulan data pada satu waktu (cross sectional study) pada bulan Maret-April 2011. Sampel penelitian sebanyak 76 murid kelas 3-5 Sekolah Dasar Negeri Kampung Baru Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Kepada setiap sampel diambil tinja dan darahnya serta orang tua atau wali murid diwawancarai dengan kuesioner International Study of Asthma and Allergies in Childhood (ISSAC). Tinja diperiksa melalui mikroskop dengan metode teknik Kato untuk menemukan telur cacing dan serum diperiksa dengan metode Enzyme-linked immunosorbent assay ( ELISA) untuk menentukan konsentrasi IgE total dan hasil wawancara digunakan untuk menentukan status alergi anak menurut pengamatan orang tua. Hasil menunjukkan bahwa persentase infeksi cacing yang atopi (7,9%) lebih kecil dibandingkan persentase atopi namun tidak terinfeksi cacing (35,5%). Anak dengan status sosial ekonomi lebih rendah 1,2 kali lebih beresiko terinfeksi cacing dari pada anak dengan status sosial ekonomi yang lebih tinggi, dan sebaliknya anak dengan status sosial ekonomi lebih rendah kurang beresiko menderita atopi (RR=0,660; CI=0,265-1,642) dibandingkan kelompok kedua.
Journal article

Faktor Risiko Terjadinya Malaria di Provinsi Sulawesi Tengah (Analisis Data Riskesdas 2007)

Journal article

Epidemiology of Malaria in Inlad Area of Nunukan

Journal article

Epidemiologi Filariasis di Kabupaten Nunukan

Journal article

Faktor Risiko Terjadinya Malaria di Provinsi Sulawesi Tengah (Analisis Data Riskesdas 2007)

Journal article

Epidemiology of Malaria in Inlad Area of Nunukan

Journal article

Epidemiologi Filariasis di Kabupaten Nunukan

Read more articles