Recently Published

Analisis Faktor Risiko Kematian Akibat Infeksi Covid-19: Scoping Review

Kesehatan Mental Pada Penyintas Covid-19: Literature Review

Pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada CV. Pilar Perkasa Mandiri

Journal article

Identifikasi Telur Cacing Soil Transmitted Helminths Pada Kuku Anak

Journal article

Hubungan Keterpaparan Iklan Rokok Terhadap Preferensi Merek Rokok Yang Disukai Anak

Journal article

Identifikasi Telur Cacing Soil Transmitted Helminths Pada Kuku Anak

Journal article

Hubungan Keterpaparan Iklan Rokok Terhadap Preferensi Merek Rokok Yang Disukai Anak

Most Viewed
Journal article

Gambaran Karakteristik Ibu Hamil dengan Risiko Preeklampsia (Studi di Puskesmas Kabupaten Majalengka)

Angka Kejadian komplikasi hipertensi pada kehamilan berkisar antara 12-22% dengan akibat yang bervariasi, dari ringan sampai berat. Hipertensi pada kehamilan merupakan penyebab morbiditas dan mortalitas neonatal serta, bertanggung jawab terhadap 17,6% kematian maternal, bahkan menjadi penyebab ke-3 kematian ibu setelah tromboembolisme dan hemoragik. Gangguan hipertensi dalam kehamilan menjadi penyulit sekitar 8% dari seluruh kehamilan. Salah satu jenis hipertensi pada kehamilan adalah preeclampsia.  Kabupaten Majalengka merupakan kabupataen yang angka preeklamsianya cukup  tinggi pada tahun 2016 mencapai 50% sebagai penyumbang AKI dari tahun sebelumya  yang hanya  45 %, kemudian perdarahan 30%, infeksi 5% dan sisanya 20 % karena penyebab tidak langsung.. Penelitian dilakukan di Puskesmas kabupaten Majalengka yang terpilih sebagai sampel . Penelitian dilakukan dengan tahap: 1) pemilihan sampel dari populasi seluruh ibu hamil trimester dua yang mempunyai resiko preeklapsia, dengan teknik cluster sampling atau area sampling. Kemudian sampel dibagi menjadi 2 kelompok sebagai kelompok perlakuan (10 orang) dan kelompok kontrol (10 orang), Desain penelitian ini mengguanakan rancangan). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat deskriptif, yang menggambarkan karakteristik ibu hamil dengan risiko preeklampsia di Puskesmas Kabupaten Majalengka. Sebagian besar 70 % ada di kelompok umur 25-35 tahun, pendidikan sebagian besar 65 % ada pada kelompok pendidikn rendah, status bekerja sebagian besar berada pada kelompok ibu tidak bekerja sebanyak 75 %, pendapatan setengahnya 50% pada kelompok pendapatan < 1.5 Juta, untuk status paritas sebagian besar 60 % ada pada kelompok multipara, untuk rata-rata tekanan sistolik 106,5 dan tekanan diastoliknya rata-rata 67,5 , untuk kecemasan sebagian besar 70 % ada pada kondisi kecemasan yang berat,  sedangkan proteinuria sebagian besar sebanyak 75 % ada dalam kondisi proteinuria yang negatif.
Journal article

Dampak Pernikahan Usia Dini di Wilayah Pedesaan A Systematic Review

Pernikahan dini memiliki implikasi yang serius pada kesehatan masyarakat. Secara global, lebih dari 650 juta wanita hidup atau satu dari lima gadis menikah sebelum 18 tahun, satu dari 20 anak perempuan menikah sebelum 15 tahun setiap harinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak pernikahan dini bagi perempuan dan populasi yang rentan terhadapnya. Tinjauan sistematis dilakukan pada database online SCOPUS, PubMed, ProQuest, dan EBSCO dengan lima kata kunci, “early marriage” OR “child marriage” AND “impact” OR “outcomes” AND “in rural areas” kemudian disaring berdasarkan publikasi khusus tahun 2012-2018, berbahasa Inggris, dan teks lengkap. Terdapat tujuh artikel asli memenuhi kriteria inklusi. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa pernikahan dini meningkatkan kemungkinan kehamilan yang tidak diinginkan, terminasi kehamilan, kelahiran mati, keguguran, komplikasi kehamilan atau persalinan, kesuburan tinggi, kekurangan gizi, kesehatan mental, mendapat kekerasan pasangan intim, sulit dalam kegiatan sehari-hari. Akibatnya, mereka memiliki kemungkinan untuk lebih sering dan lebih awal hamil, yang dimana ini menimbulkan berbagai keluhan kesehatan baik jangka pendek bahkan jangka panjang, dalam beberapa kasus dapat mengakibatkan kematian. Kesimpulannya, terdapat banyak dampak dalam pernikahan dini. Sehingga, mencegah terjadinya pernikahan dini merupakan hal terpenting yang harus dilakukan, yaitu memberikan pendidikan seksualitas, kesehatan reproduksi, dan dampak pernikahan usia dini secara komprehensif.
Suggested For You
Journal article

Hubungan Kadar Timbal (Pb) dalam Darah dan Kejadian Goiter pada Anak Usia Sekolah Dasar (Studi di SD Negeri 01 Grinting Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes)

Desa Grinting Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes merupakan daerah dengan Total Goiter Rate (TGR) dari tahun ke tahun tinggi (>30%) dan terletak di sepanjang pantai utara Laut Jawa. Laut merupakan salah satu sumber keracunan timbal. Sebagian besar penduduknya hidup sebagai nelayan dan petani tambak dan kemungkinan menjadi sasaran kontaminasi timbal, khususnya bagi mereka yang mengkonsumsi makanan laut dan sayuran yang telah terkontaminasi timbal Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kadar timbal (Pb) dalam darah dan kejadian goiter. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan analitik dan rancangan studi cross sectional. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 4 SD Negeri 01 Grinting Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes dengan jumlah 51 siswa. Data diperoleh dari hasil pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan palpasi kelenjar tiroid dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan prevalensi kejadian goiter pada anak sebesar 39,2%. Semua siswa memiliki kadar Pb dalam darah > 5 µg/dL dengan rata-rata 31,71 µg/dL. Hasil uji statistik (Chi-square) menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara kadar Pb dalam darah dengan kejadian goiter (p= 0,146).   Kata kunci     : Kadar Pb dalam darah, Anak-anak, Kejadian goiter
Read more articles