Recently Published
Journal article

Efektifitas Pengembangan Alat Bantu Mobilitas Bagi Penyandang Tunanetra di Lingkunggan Lahan Basah

Pengembangan Adaptive Hand Control Drive pada Mobil untuk Disabilitas Daksa

Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kesadaran Bina Diri Anak Tunagrahita

Keefektifan Permainan Playdough terhadap Kemampuan Motorik Halus Autis

Motor Modifikasi untuk Mendukung Mobilitas Kegiatan Perkuliahan Mahasiswa Tunadaksa

Journal article

Pengembangan Multimedia Interaktif Materi Rangka Manusia Bagi Siswa Tunarungu

Journal article

Deteksi Dini Anak Autism

Journal article

Pengembangan Multimedia Interaktif Materi Rangka Manusia Bagi Siswa Tunarungu

Journal article

Deteksi Dini Anak Autism

Most Viewed
Journal article

Permainan Scramble untuk Meningkatkan Kemampuan Menyusun Kalimat Sederhana Siswa Tunarungu

Tunarungu merupakan anak yang memiliki hambatan pendengaran, sehingga perkembanganbicara dan bahasanya terhambat. Minimnya kosakata tentu berpengaruh terhadap kemampuan mengenalipola kalimat dan menyusun kalimat. Permainan Scramble merupakan permainan yang melatih kreativitasdan daya ingat siswa terhadap pola kalimat seperti subjek, predikat, objek, dan keterangan. Sehinggadapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyusun kalimat. Penelitian ini menggunakan rancanganpenelitian Pre Experimental Design dengan bentuk One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitianadalah seluruh siswa kelas IV tunarungu di SDLB Negeri Kedungkandang Malang. Teknik pengumpulandata menggunakan instrumen tes menyusun kalimat. Analisis data menggunakan uji jenjang bertandaWilcoxon. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh permainan scramble terhadapkemampuan menyususun kalimat sederhana.Deaf are children who have obstacles with the organ of hearing, so the development of speechand language are impaired. The lack of vocabulary certainly affect the ability to recognize sentencepatterns and compose sentences. Scramble game is a game that exercises creativity and students' memoryof sentence patterns such as subject, predicate, object, and description. So it can improve students' abilityin composing sentences. This research uses Pre Experimental Design with One Group Pretest-PosttestDesign. The subjects of this study are all students of grade IV deaf in SDLB Negeri KedungkandangMalang. The data collection was done with the test instrument composing the sentence. The analysis useda Wilcoxon's Signed Rank Test. The results showed that there is the influence of scramble game on theability to compose simple sentences in students with hearing impairment
Journal article

Keberkesanan Intervensi Membaca secara Berulang Bersama Rakan Pembaca terhadap Kefasihan Membaca Murid Bermasalah Pembelajaran

The repeated reading intervention with peers play an important role in enhancing the mastery of the students in reading fluency. This study examines the extent to which the effect of repeating reading intervention programs with peer in improving reading fluency for students with learning disabilities. This study also aims to investigate the effect of implementing repeated reading intervention programs with peers on the reading fluency for student with learning disabilities, seeing the reading fluency when help from peers is eliminated from intervention and identify the challenges and problems faced by peers during this intervention implemented.. The Principles of Social Learning Theory of Bandura and Behaviorism Theory of Thorndike were used in this study along with the model of Automaticity and the Peer Support model. This study is a single subject with multiple design baseline across subjects used to examine the effects of intervention on reading fluency for students with learning disabilities . Three students with learning disabilitiess from Sekolah Menengah Pedas, Rembau were selected as study participants. . The reading texts is provided as an instrument for measuring accuracy and speed which is the main element of reading fluency. During the intervention phase, the study participants are paired with the mainstream students. During the retention phase,repeated reading interventions are still ongoing but without peer help. The results of analysis reveal that repeated reading interventions with peers can enhance the mastery of reading fluency for students with learning disabilities. The findings of this study are expected to assist the Ministry of Education to overcome the problem of reading fluency for students with learning disabilities. In addition,improving achievement and reducing gap between the students with learning disabilities and the mainstream students.
Journal article

Kasus Bullying pada Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi

Journal article

Media Kartu Tanda Baca dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Sederhana Siswa Tunagrahita

Journal article

Kasus Bullying pada Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi

Journal article

Media Kartu Tanda Baca dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Sederhana Siswa Tunagrahita

Suggested For You
Journal article

Pelaksanaan Jawi, Al-Quran, Bahasa Arab, Fardu Ain ( J-QAF) dalam Program Pendidikan Khas Integrasi

Artikel ini adalah satu meta analisis berkaitan program j-QAF yang dilaksanakan di Malaysia dalam program Pendidikan Khas Integrasi (PKKI). Oleh sebab kebanyakan Guru Pendidikan Islam yang melaksanakan j-QAF dalam Program Pendidikan Khas Integrasi adalah tidak berlatarkan belakangkan pengkhususan dalam bidang Pendidikan Khas maka terdapat permasalahan yang dihadapi oleh guru sebagai pelaksananya. Objektif artikel ini ialah untuk mengenal pasti pengetahuan Guru Pendidikan Islam (GPI) melaksanakan j-QAF dalam program Pendidikan Khas. Selain itu tujuannya adalah untuk mengetahui tahap kesediaan Guru Pendidikan Islam (GPI) dalam Program Pendidikan Khas Integrasi. 34 artikel telah dianalisis berkaitan dengan kata kunci yang berkaitan dengan program j-QAF . Artikel yang dirujuk bagi reka bentuk kajian meta analisis ini didapati daripada Jurnal Pendidikan Islam, Jurnal Pendidikan dan prosiding yang dicapai menggunakan pangkalan data EBSCOHOST . Dapatan daripada analisis artikel ini menunjukkan bahawa pengetahuan Guru Pendidikan Islam berkaitan pelaksanaan j-QAF dalam Program Pendidikan Khas masih berada pada tahap sangat rendah. Manakala tahap kesediaan Guru Pendidikan Islam melaksanakan j-QAF dalam Program Pendidikan Khas Integrasi adalah sederhana dan perlu kepada pengukuhan pedagogi pengajaran Murid Berkeperluan Khas. Hasil daripada penulisan artikel ini akan dapat menambah pengetahuan dan memperbaiki amalan pengajaran serta memantapkan pelaksanaan j-QAF dalam Program Pendidikan Khas Integrasi.
Journal article

Penerapan Media Interaktif “KNS” untuk Siswa Autis

Journal article

Phonetic Methods on the Early Reading Ability of Student with Intellectual Disability

Journal article

Penerapan Metode Kinesthetic Tactile dalam Pembelajaran Membaca Permulaan pada Anak Tunagrahita

Journal article

Kesediaan Guru Pendidikan Khas dalam Melaksanakan Mata Pelajaran Asas Tanaman

Journal article

Penerapan Media Interaktif “KNS” untuk Siswa Autis

Journal article

Phonetic Methods on the Early Reading Ability of Student with Intellectual Disability

Journal article

Penerapan Metode Kinesthetic Tactile dalam Pembelajaran Membaca Permulaan pada Anak Tunagrahita

Journal article

Kesediaan Guru Pendidikan Khas dalam Melaksanakan Mata Pelajaran Asas Tanaman

Journal article

Penerapan Life Skill pada Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusif

Journal article

Metode Visual, Auditory, Kinesthetic, and Tactile (Vakt) Dalam Menulis Permulaan Anak Dysgraphia

Journal article

Pengaruh Penggunaan Blended Learning untuk Meningkatkan Kapabilitas Keterampilan Dasar Kepramukaan Mahasiswa Tunanetra

Journal article

Resource CENTER as Support System on Inclusive Education in Malang

Read more articles