Recently Published
Most Viewed
Journal article

Analisis Kesulitan dalam Penyelesaian Permasalahan Ruang Dimensi Dua

Penelitian ini termasuk jenis penelitan kualitatif deskriptif yang bertujuanuntuk mengetahui berbagai kesulitan yang dialami oleh siswa kelas VIII SMP N 4 Tawangsari Kabupaten Sukoharjo tahun pelajaran 2017/2018 dalam menyelesaikan permasalahanruang dimensi dua dan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan siswa kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan ruang dimensi dua. Subyekpenelitian ini adalah siswa kelas VIII C SMP N 4 Tawangsari Kabupaten Sukoharjo dan sumber data adalah hasil tes dan wawancara. Strategi pengumpulan data dilakukan dengan caraobservasi, metode tes, metode wawancara dan dokumentasi. Validasi data dilakukan dengan triangulasi yaitu dengan membandingkan hasil data tes dan hasil data wawancara. Teknis analisis data menggunakan analisis data kualitatif yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, verifikasi serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa jenis-jenis kesulitan yang dihadapi siswa antara lain: (a)Kesulitan memahami perintah soal. (b) Kesulitan belajar konsep awal pada bangun ruang.(c) Kesulitan menentukan rumus yang digunakan. (d) Kesulitan menghitung. Penyebab kesulitan belajar adalah (a) Siswa kurang memahami materi matematika khususnya bangun ruang. (b) Siswa kurang memperhatikan guru saat kegiatan belajar mengajar berlangsung di kelas. (c) Siswa kurang latihan soal matematika. (d) Siswa masih belum faham dengan konsep-konsep dasar yang sudah diajarkan pada materi bangun datar. (e) Siswa belum faham satu konsep namun harus digabungkan dengan konsep lain. Cara mengatasi kesulitan yang dialami siswa adalah: (a) Memberikanmetodepembelajaran yang menyenangkan untuk menambah minat siswa dalam mempelajari matematika. (b) Memperbanyak latihan soal dengan cara melakukan kuis, permainan berskor, dan memberikan nilai tambahan kepada siswa yang bisa menjawab dengan benar. (c) Guru membentuk kelompok belajar yang bertujuan untuk membahas kesulitan yang dialami siswa. (d) Guru membantu siswa untuk mempelajari dan memahami materi dari suatu konsep dasar.
Journal article

Pengembangan Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif Menggunakan Adobe Flash Cs.6 dalam Pembelajaran Matematika pada Kelas X Materi Pokok Pertidaksamaan Satu Variabel

Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah pembelajaran di kelas yang cenderung monoton karena kurangnya media pembelajaran matematika berbasis multimedia interaktif yang diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar. Adapun tujuan penelitian ini adalah merencanakan dan memproduksi suatu produk media pembelajaran matematika berbasis multimedia interaktif pada materi pertidaksamaan satu variabel dan mengetahui kelayakan dari CD pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penilitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan produk pembelajaran matematikamenggunakan software adobe flash CS.5 standar kompetensi pertidaksamaan satu variabel pada kelas X Madrasah Aliyah Sunan Pandanaran dan mengetahui kualitas CD pembelajaran matematika tersebut berdasarkan penilaian ahli materi dan pembelajaran, ahli media dan 61 siswa kelas X. Pengembangan ini dimulai dengan cara analisis standar isi dilanjutkan dengan mengumpulkan referensi media, kemudian menyusun rancangan media, dan membuat CD pembelajaran. CD pembelajaran yang telah dibuat dikonsultasikan kepada ahli materi dan ahli multimedia, masukan/saran selanjutnya digunakan untuk merevisi CD pembelajaran. Hasil revisi tersebut diujikan kepada siswa di 2 kelas. CD prmbelajaran ini memuat standar kompetensi pertidaksamaan satu variabel dengan materi pertidaksamaan liniear, pertidaksamaan kuadrat, pertidaksamaan pecahan, pertidaksamaan bentuk akar dan pertidaksamaan harga mutlak. Penelitian telah berhasil mengembangkan CD pembelajaran matematika yang mempunyai kualitas Sangat Baik (SB) menurut penilaian dari 61 siswa kelas X MA Sunan Pandanaran dengan persentase 83,67% sehingga CD pembelajaran layak digunakan sebagai media pembelajaran.
Suggested For You
Journal article

Kontribusi Tingkat Pendidikan Orang Tua, Lingkungan, dan Kecerdasan Logis terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan orang tua, lingkungan, dan kecerdasan logis terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas X pada salah satu SMK di Jakarta pada tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan metode ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X pada salah satu SMK di Jakarta yang berjumlah 260 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan tingkat pendidikan orang tua terhadap keterampilan berpikir kritis matematis, terdapat pengaruh yang signifikan lingkungan terhadap keampilan berpikir kritis matematis, terdapat pengaruh signifikan kecerdasan logis terhadap keterampilan berpikir kritis matematis, dan terdapat pengaruh signifikan antara tingkat pendidikan orang tua, lingkungan dan kecerdasan logis terhadap keterampilan berpikir kritis matematis.This study aims to determine the effect of parental education level, environment, and logical intelligence on the mathematical critical thinking skills of class X students at a vocational school in Jakarta in the 2019/2020 school year. This research uses the ex post facto method with a quantitative approach. The population in this study were all students of class X at one of the vocational schools in Jakarta, totaling 260 students. Sampling using a simple random sampling technique. The results of the study found that there was a significant influence on the level of parental education on mathematical critical thinking skills, there was a significant influence on the environment on mathematical critical thinking skills, there was a significant effect of logical intelligence on mathematical critical thinking skills, and there was a significant influence between the educational level of parents. environment and logical intelligence towards mathematical critical thinking skills.
Read more articles