Recently Published
Most Viewed
Journal article

Penerapan IPA Terpadu Tipe Connected Dengan Model Cooperative Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Perubahan Fisika Dan Kimia Di SMP Muhammadiyah 6 Surabaya

Has done research about implementation of Connected Science with Cooperative Learning model. The aims of this research are describe the learning activity, study result, and student’s response. This research done by pre-test and post-test group design, and performed by descriptive analysis of quantitative. The result of implementation of Connected Science with Cooperative Learning model show  that: (1) Learning activity got average score in first meeting is 3.4 and in second meeting is 3.7, it’s are in good criteria. (2) Study result that got by student, average score of pre-test is 41.94 and average score of post-test is 74.54, after the result of pre-test and post-test calculated by t-test and one tile test show that the result of post-test is better than the result of ­pre-test. So, we can conclude that after implemented Connected Science with Cooperative Learning the study result of students are increase. Student’s activity aspect psychomotor in first and second meeting got percentage of average score are 90% and 94%, it’s are in very good criteria, and student’s activity aspect attitude in first and second meeting got percentage of average score are 86% and 84%, it’s are also in very good criteria (4) Student’s response in implementation of Connected Science with Cooperative Learning is students give possitive response to this learning. Keywords: connected science, cooperative learning model, student’s response
Journal article

Penerapan Perangkat Model Discovery Learning pada Materi Pemanasan Global untuk Melatihkan Kemampuan Literasi Sains Siswa SMP Kelas VII

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterlaksanaan model discovery learning, aktivitas siswa,  peningkatan literasi sains siswa, dan respons siswa. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian Pre-Experimental dengan menggunakan rancangan penelitian One Group Pre-test Post-test Design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-F dan VII-G. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2016.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran discovery learning menunjukkan kriteria sangat baik pada pertemuan 1 dan pertemuan 2, dengan skor 3,60 dan 3,50. Persentase aktivitas siswa yang terlaksana terkait discovery learning yaitu sebesar 88,2% dan 87,5%. Hasil analisis N-Gain rata–rata pencapaian literasi sains siswa mengalami peningkatan sebesar 0,41 dan 0,35 dengan kategori sedang. Rata-rata pencapaian literasi sains siswa berada pada level 2 dan terjadi peningkatan berada pada level 4. Siswa memberikan respons positif terhadap proses pembelajaran discovery learning yaitu sebesar 92,9% dan 94,1%. Kata Kunci: Discovery Learning,  Literasi Sains
Suggested For You
Journal article

Efektifitas Permainan Teka-teki Silang Tiga Dimensi (Tts3d) Sebagai Media Pembelajaran Pada Materi Interaksi Makhluk Hidup

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektifitas media permainan teka-teki silang tiga dimensi (TTS3D) sebagai media pembelajaran materi interaksi makhluk hidup. Jenis penelitian ini menggunakan desain Researh and Development (R & D) yang dibatasi hingga tahap keenam yakni, potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, dan uji coba terbatas. Uji coba media dilakukan kepada 20 siswa kelas VII-D di MTsN Babat Lamongan dengan menggunakan One Group Pretest and Postest Design. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa lembar tes. Teknik pengumpulan data dengan cara tes tulis. Data yang diperoleh dianalisis  menggunakan deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang didapat, media permainan ini dinyatakan efektif. Kata Kunci: permainan teka-teki silang tiga dimensi, pemahaman konsep, interaksi makhluk hidup.
Read more articles