Recently Published
Most Viewed
Journal article

Membaca Demokrasi Deliberatif Jurgen Habermas dalam Dinamika Politik Indonesia

Democracy is a government based on popular sovereignty. This definition implies all matters relating to the welfare of the majority must be based on the will of the people in general and not based on the desire of a handful of people. The problems that occurred during precisely the parameters of democracy only stop the implementation of the general election. Almost never been discussed whether the policies made by the government already represents the wishes of the people or not. It seems that occurred during this time, in Indonesia, the policy made only prioritize the interests of a few people, or to order certain parties. This view departs from the reality of what happened, when the government issued a policy is often criticized on the people. This condition as a result of the lack of space for people to participate in policy formulation, there is no interaction or communication between people and state. In fact, the interaction in a democracy such as Indonesia is very important that the founding purpose of government reached. These interactions are by Jurgen Habermas termed deliberative democracy.
Journal article

Bubat: Sisi Gelap Hubungan Kerajaan Majapahit Hindu dengan Kerajan Sunda

Tulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi tentang peristiwa Bubat dan mengetahui bagaimana hubungan SundaJawa setelah perang Bubat tersebut berdasarkan informasi dari naskah sejarah tradisional. Tulisan ini dianggap penting karena peristiwa Bubat yang sudah berlalu lebih tujuh abad sejak peristiwa tersebut terjadi, namun dampak dari peristiwa tesebut masih menjadiingatan umum (collective memory) masyarakat Sunda dan penggambaran tentang peristiwa Bubat tersebut sudah menjadi cerita yang diwariskan secara turun-temurun (overall livering).
Journal article

Telaah Kitab Al-sunnah Qabla Al-tadwīn Karya M. ‘Ajjaj Al-khatib

Journal article

Otentisitas Al-qur'an Perspektif John Wansbrough

Journal article

Ayat-ayat Al-qur'an Dalam Pementasan Debus

Suggested For You
Journal article

Al-Hikam Mutiara Pemikiran Sufistik Ibnu Atha'illah As-Sakandari

Cinta terhadap Allah mengharuskan seseorang menempuh medan perjalanan spiritual yang panjang dan terjal. Ditulis dalam gaya bahasa aporisma yang indah tanpa menggusur kedalaman pesan yang ingin disampaikan, Al-Hikam yang ditulis Ibnu Atha'illah as-Sakandari mendeskripsikan jalan-jalan spiritual yang harus ditempuh para penempuh jalan tersebut. Diantaranya, keharusan menjangkau setiap stasiun spiritual (maqam) seperti taubat, zuhd, shabr, tawakkal), dan ridha. Selanjutnya, para penempuh juga akan mencapai sejumlah kondisi (ahwal) seperti khauf, raja', tawadhu, ikhlas, dan syukr yang harus diterima sebagai karunia Yang Dituju (Allah), bukan hasil usahanya.
Read more articles