Recently Published
Most Viewed
Journal article

Pengaruh Fasilitas dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Nasabah pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk di Sampit

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan nasabah pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk di Sampit. Populasi adalah sebagian nasabah PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan sampel sebanyak 75 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah sample random sampling.dari perhitungan regresi linear berganda, didapat persamaan Y = 9,402 + 0,148 X1+ 0,306X2. Berdasarkan hasil analisis dapat ditarik kesimpulan berdasarkan hasil uji-t, untuk variabel fasilitas (X1) thitung : 2,095 > ttabel : 1,993 dengan tingkat signifikan 0,040 < 0,05, artinya terdapat pengaruh signifikan fasilitas terhadap kepuasan nasabah. Sedangkan untuk hasil uji-t variabel kualitas pelayanan (X2) yaitu thitung : 2,983 > ttabel 1,993 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05. Artinya ada pengaruh signifikan kualitas pelayanan terhadap kepuasan nasabah. Berdasarkan uji-f, fhitung : 15,088 > ftabel 3,124 dengan tingkat signifikan 0,000 > 0,05 artinya secara simultan fasilitas (X1) dan kualitas pelayanan (X2) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah.Variabel fasilitas (X1) dan kualitas pelayanan (X2) mempengaruhi variabel kepuasan nasabah (Y). Sebesar 29,5% sedangkan sisanya 70,5% dipengaruhi oleh variabel lain.
Journal article

Pengaruh Merek dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian Popok Bayi Merek Happy Nappy di Sampit

Persaingan di dunia USAha saat ini semakin ketat karena perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini mengalami peningkatan, dan dampaknya dapat dirasakan di berbagai bidang USAha, baik di bidang industri, perdagangan maupun jasa. Terkait dengan masalah kebutuhan konsumen, kemudahan untuk melakukan aktivitas dalam menjalani kehidupan, mungkin itulah ide dasar kenapa manusia terus-menerus melakukan berbagai terobosan dalam bidang teknologi untuk mengakomodir kebutuhan tersebut.Produk yang dapat memenangkan persaingan adalah produk yang berkualitas dengan harga yang terjangkau, sehingga produk tersebut akan memberikan kepuasan terhadap konsumen. Seperti yang kita ketahui ada beragam tuntutan dan keinginan konsumen karena pelanggan dihadapkan pada berbagai pilihan barang dan jasa yang akan mereka beli. Dalam hal ini penjual harus memberikan kualitas produk yang dapat diterima, karena bila tidak, konsumen akan segera beralih pada pesaing. Perkembangan lingkungan dapat menyebabkan Perubahan pada kebutuhan dan keinginan seseorang, sehingga Perusahaan perlu memantau lingkungannya yang terus berubah dan menyesuaikan strategi pemasarannya untuk menjawab tantangan dan mendapatkan peluang-peluang baru.Merek atau merek dagang adalah nama atau simbol yang diasosiasikan dengan produk/jasa dan menimbulkan arti psikologis/asosiasi.Kotler (2003) berpendapat bahwa “merek merupakan sebuah nama, istilah, tanda, simbol, atau desain atau kombinasi dari seluruhnya, yang bertujuan untuk mengidentifikasi barang-barang maupun jasa dari suatu kelompok penjual dan untuk membedakan produk mereka dari para pesaing.Produk memiliki arti penting bagi Perusahaan karena tanpa adanya produk, Perusahaan tidak akan dapat melakukan apapun dari USAhanya. Pembeli akan membeli produk kalau merasa cocok, karena itu produk harus disesuaikan dengan keinginan ataupun kebutuhan pembeli agar pemasaran produk berhasil. Menurut Kotler (2005), “Kualitas produk adalah keseluruhan ciri serta dari suatu produk atau pelayanan pada kemampuan untuk memuaskan kebutuhan yang dinyatakan/tersirat”.Berdasarkan hasil uji t, setiap variabel independen atau secara persial terbukti memiliki pengaruh terhadap variabel dependenya. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan uji statistik t yang menunjukkan t hitunglebih besar dan juga diikuti dengan nilai signifikasi yang lebih kecil dari 0,05. Maka dari itu Ha diterima dan Hoditolak. Selain itu hasil dari pada uji t juga menunjukkan bahwa variabel merek (X1) mempunyai pengaruh yang lebih dominan terhadap Keputusan Pembelian (Y) dari pada variabel kualitas produk (X2). Hal tersebut didukung oleh hasil uji t yaitu 7,259 untuk Merek (X1) dan 3,708 untuk kualitas produk (X2).Dari perhitungan uji f, dapat diketahui bahwa Merek (X1) dan Kualitas Produk (X2) secara simultan (bersama-sama) tidak memiliki pengaruh terhadap Keputusan Pembelian (Y). Hasil f hitung lebih besar .yang didapat dari distribusi f dengan taraf signifikan sebesar 0,05 yaitu f hitung=352,961.Hasil dari pada perhitungan koefisien determinasi (r2) juga menunjukkan bahwa variabel Merek (X1) dan Kualitas Produk (X2) signifikan untuk mempengaruhi Keputusan Pembelian (Y) sebesar 93,8%. Sedangkan sisanya sebesar 6,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian kali ini seperti promosi, pelayanan, harga.
Suggested For You
Journal article

Pengaruh Pemasaran Relasional (Harapan Pelanggan dan Membina Hubungan dengan Pelanggan) terhadap Kepuasan Nasabah Bank International Indonesia Cabang Sampit

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemasaran relasional (harapan pelanggan dan membina hubungan dengan pelanggan) terhadap kepuasan nasabah Bank International Indonesia cabang Sampit. Populasi adalah nasabah Bank International Indonesia cabang Sampit dengan sampel sebanyak 40 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah sample random sampling. Dari perhitungan regresi linier berganda, didapat persamaan Y = 5,023 + 0,217 (X1) + 0,189 (X2). Berdasarkan hasil analisis dapat ditarik kesimpulan: 1) variabel harapan pelanggan (X1) dan membina hubungan dengan pelanggan (X2) sebagai variabel bebas (independent) mempengaruhi variabel terikat (dependent) kepuasan nasabah (Y). Terlihat bahwa terdapat pengaruh sebesar 67,9% (berpengaruh kuat diatas 50%) dengan tingkat signifikan sebesar 0,000 < 0,050. Sedangkan sisanya 32,1% (100% - 67,9%) dipengaruhi oleh variabel lain; 2) secara individu (parsial) variabel harapan pelanggan (X1) memiliki pengaruh yang signifikan sedangkan variabel hubungan dengan pelanggan (X2) tidak berpengaruh secara signifikan; dan 3) secara bersama-sama (simultan) variabel harapan pelanggan (X1) dan variabel membina hubungan dengan pelanggan (X2) memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel kepuasan nasabah (Y) dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,050.
Journal article

Pengaruh Motivasi dan Kompensasi terhadap Kinerja Pegawai Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah di Kabupaten Kotawaringin Timur

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai pada Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, pengaruh kompensasi terhadap kinerja pegawai pada Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur serta pengaruh motivasi dan kompensasi terhadap kinerja pada Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur. Populasi penelitian ini yaitu seluruh pegawai pada Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur sebanyak 70 pegawai, yang terdiri dari Pegawai negeri 44 orang dan honorer 26 orang. Dalam penelitian ini data dikumpulkan melalui metode kuesioner terhadap 70 responden dengan menggunakan teknik sampel jenuh untuk mengetahui tanggapan responden terhadap masing-masing variabel. Kemudian dilakukan analisis terhadap data-data yang diperoleh berupa analisis kuantitatif. Analisis kuantitatif meliputi uji validitas dan reliabilitas, uji hipotesis melalui uji t dan uji F serta uji analisis koefisien determinasi (r2). Teknik analisis data digunakan adalah analisis linear berganda yang berfungsi untuk membuktikan hipotesis penelitian. Data-data yang telah memenuhi uji validitas, uji reliabilitas diolah sehingga menghasilkan persamaan regresi sebagai berikut: Y = 0,195 + 0,553X1 + 0,435 X2.. Berdasarkan penelitian ini, menunjukan bahwa : terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi terhadap kinerja pegawai yang ditunjukan oleh nilai thitung sebesar 8,117 dengan tingkat signifikan 0,000; terdapat pengaruh positif dan signifikan kompensasi terhadap kinerja pegawai yang ditunjukan oleh nilai thitung sebesar 6,411 dengan tingkat signifikan 0,000; terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi dan kompensasi terhadap kinerja pegawai yang ditunjukan oleh nilai Fhitung sebesar 121,803 dengan tingkat signifikan 0,000. Dari hasil hipotesis nilai koefisien determinasi (r2) sebesar 78,4% sedangkan sisanya 21,6% dijelaskan variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini.