Peran Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Wonogiri dalam Mengelola, Merawat dan Menyimpan Benda Sitaan Negara dan Barang Rampasan Negara

Aslam Samsul Hilal

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 7 pages)

Abstrak

Berdasarkan visi dan misi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia yang pada hakekatnya berusaha memantapkan dan megoptimalkan operasionalisasi pengelolaan barang sitaan dan barang rampasan negara di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara dalam penegakan hukum dan perlindungan Hak Asas ManusiaTujuan penelitian untuk mengetahui pelaksanaan pengelolaan, perawatan dan penyimpanan benda sitaan negara dan barang rampasan negara di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Wonogiri dan Untuk mengetahui Kendala-kendala yang timbul dalam pelaksanaan pengelolaan, perawatan dan penyimpanan benda sitaan negara dan barang rampasan negara di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Wonogiri serta upaya penyelesaiannya.Jenis penelitian yang digunakan penulis adalah penelitian hukum empiris Jenis penelitian diatas digunakan mengingat bahwa permasalahan yang diteliti berkisar pada peraturan Perundangan yaitu hubungan peraturan yang satu dengan yang lainnya serta kaitannya dengan penerapannya dalam praktek. Lokasi penelitan penulis mengambil lokasi penelitian yang berada Di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Wonogiri dengan alamat Jalan. Ir. Sutami II Wonogiri Jawa Tengah. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa pelaksanaan pengelolaan,merawat dan menyimpan benda sitaan maupun barang rampasan negara di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Wonogiri meliputi sejak sebuah barang masuk ke dalam Rupbasan yaitu pertama barang tersebut diterima barang tersebut dicatat dalam buku pendaftaran sebagai persiapan administrasi dan dokumentasi. Kedua, setelah selesai didaftarkan tahap berikutnya adalah penelitian basan dan baran. Setelah melalui proses administrasi, basan dan baran akan dikelola dan disimpan di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Wonogiri. Kendala-kendala yang timbul adalah dari segi kesiapan personel Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Wonogiri yang masih terbatas sumber daya manusianya yang dipandang dari sudut kualitas maupun kuantitasnya. Dan juga keterbatasan sarana prasarana dalam menunjang fungsi Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Wonogiri, Saran yang dapat disampaikan adalah mengenai peranan dan arti penting Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Wonogiri sebagai tempat penyimpanan benda sitaan negara dan barang rampasan negara. Meningkatkan sinergi yang baik antara Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Wonogiri dengan instansi terkait dalam pelaksanaan penyimpanan benda sitaan agar fungsi Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Wonogiri dapat berjalan secara optimal dan profesional.

 

Metrik

  • 436 kali dilihat
  • 100 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional "Perlindungan Hukum Terhadap Tenaga Kesehatan dan Pasien dalam Perspektif UU No.36 Tahun 2014"

  • Konferensi di Surakarta, Indonesia pada tahun 2017
  • 33 artikel

Seminar Nasional "Perlindungan Hukum Terhadap Tenaga Kesehatan dan Pasien dalam Perspektif UU No.... tampilkan semua