Identifikasi Nilai-Nilai Cerita Wayang Beber Pacitan sebagai Media Pembelajaran Sejarah

Antar Budiarto
Conference paper Seminar Nasional Teknologi Pendidikan 2017 • 2017 Indonesia

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 11 pages)

Abstrak

Wayang Beber Pacitan merupakan hasil kearifan lokal atau local genius bangsa Indonesia dan menjadi local identity atau identitas budaya bangsa. Isinya mengenai kepahlawanan dan percintaan yang berpusat pada dua tokoh utama, yaitu raden Inu Kertapati atau Panji Asmarabangun, dan Dewi Sekartaji atau Galuh Candrakirana. Cerita dalam Wayang Beber Pacitan mempunyai folklor yang sarat dengan nilai-nilai simbolis yang masih relevan dengan masa sekarang. Penyebarluasan cerita Wayang Beber ini sangat penting untuk menjaga agar tidak punah dan mengajarkannya kepada generasi muda merupakan cara yang tepat. Salah satu media yang tepat adalah melalui Pembelajaran Sejarah.Pembelajaran sejarah haruslah mengembangkan tugas sebagai wahana “transmission of culture”. Fungsi didaktis Pembelajaran Sejarah dimana pengetahuan sejarah dimaksudkan agar generasi penerus bisa mengambil hikmah dari masa lalu selain itu juga mengambil pelajarannya. Sejarah sebagai sarana edukatif dan inspiratif memberikan nilai-nilai pendidikan bagi peserta didik yang sangat berguna dalam memberikan inspirasi kepada peserta didik. Nilai-nilai dalam cerita Wayang beber Pacitan dapat digunakan sebagai media Pembelajaran Sejarah, untuk memberikan pengalaman nyata yang dapat menumbuhkan kegiatan berusaha sendiri peserta didik. Oleh karena itu tulisan ini berusaha menguraikan nilai-nilai yang terkandung dalam cerita Wayang Beber sebagi media pembelajaran sejarah. Penulisan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.

Metrik

  • 483 kali dilihat
  • 82 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional Teknologi Pendidikan 2017

  • Konferensi di Surakarta, Indonesia pada tahun 2017
  • 41 artikel

Seminar Nasional Teknologi Pendidikan 2017 was held at Sebelas Maret University in Indonesia in 2... tampilkan semua