Urgensi Buku Digital Berbasis Realistic Mathematics Education dalam Pembelajaran Matematika

Aditin Putria • Muhammad Akhyar • Leo Agung

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan urgensi buku digital dalam Pembelajaran matematika dalam upaya meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VII di Kota Pangkalpinang. Urgensi ini terkait Perubahan pesat teknologi yang berdampak hampir ke semua aspek kehidupan masyarakat, termasuk aspek pendidikan. Pendidikan dapat dijadikan tolak ukur dalam menilai suatu Negara, misalnya PISA dan TIMSS. Hasil belajar matematika siswa yang rendah dalam PISA dan TIMSS juga menjadi salah satu alasan adanya kebijakan kurikulum 2013. Faktanya, desiminasi buku cetak kurikulum 2013 dari pusat ke daerah membutuhkan waktu yang panjang. Terkhusus buku pelajaran matematika, terjadi Perubahan susunan materi setiap dikeluarkannya versi revisi oleh pemerintah, sehingga guru kesulitan dalam menyediakan materi yang dapat disesuaikan dengan kondisi siswa di masing-masing daerah. Penting adanya format buku yang dapat melibatkan guru dalam penyusunannya, dan dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam pelajaran yaitu buku digital. Seiring dengan perkembangan teknologi, pendidikan matematika berkembang dengan pesat akibat dari penemuan pendekatan terbaik dalam pembelajaran matematika. Perkembangan pendekatan pembelajaran matematika itu dipicu oleh adanya masalah bagi siswa yang berkenaan dengan hasil belajarnya. RME merupakan pendekatan pembelajaran yang dapat dijadikan jawaban kebutuhan dari penggunaan matematika dan persaingan ekonomi global khususnya di era teknologi dan informasi, hampir di setiap sektor kehidupan diperlukannya keterampilan intelegen dalam menginterpretasi, menyelesaikan suatu masalah, ataupun untuk mengontrol proses komputer. Buku digital berbasis RME menjadi langkah konkret menghadapi era persaingan dimana kebanyakan lapangan kerja menuntut kemampuan menganalisis daripada melakukan keterampilan prosedural dan mekanistik. Hasil dari analisis kebutuhan di Pangkalpinang mengemukakan urgensi buku digital dikarenakan desiminasi buku cetak kurikulum 2013, versi BSE yang kurang komunikatif, tidak mengintegrasikan multimedia, serta dibutuhkannya sumber belajar yang memfasilitasi siswa lebih banyak menjawab tantangan kehidupan sehari-hari dan dunia kerja.

Metrik

  • 389 kali dilihat
  • 392 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional Teknologi Pendidikan 2017

  • Konferensi di Surakarta, Indonesia pada tahun 2017
  • 41 artikel

Seminar Nasional Teknologi Pendidikan 2017 was held at Sebelas Maret University in Indonesia in 2... tampilkan semua