Perancangan Jaringan Indoor 4g Lte Tdd 2300 Mhz Menggunakan Radiowave Propagation Simulator

Alfin Hikmaturokhman • Khoirun Ni’Amah • Eka Setya Nugraha
Conference paper Seminar Nasional IPTEK Terapan 2016 • April 2016

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 9 pages)

Abstrak

Sistem jaringan selular indoor merupakan salah satu solusi untuk mengatasi lemahnya sinyal yang dipancarkan oleh eNodeB. Gedung dengan tingkat trafik komunikasi selular yang padat, seperti gedung konferensi, sekolah/kampus, perkantoran, pusat swalayan dan bandara memerlukan sistem jaringan indoor untuk menjaga kelangsungan komunikasi selular dan kebutuhan bit rate yang tinggi oleh semua user. Oleh karena itu, perlu dilakukan perencanaan jaringan indoor dengan menggunakan femtocell LTE. Penulisan Penelitian ini merancang jaringan indoor LTE di gedung kampus ST3 Telkom Purwokerto lantai 1 dan 2 berdasarkan model propagasi COST 231-Multiwall Indoor dengan menggunakan aplikasi Radiowave Propagation Simulator (RPS). Parameter yang dibutuhkan untuk perancangan jaringan selular indoor yaitu luas gedung, jenis material gedung dan jumlah user untuk mengetahui jumlah Femtocell Access Point (FAP) yang dibutuhkan agar semua ruangan dapat tercover dan mendapatkan sinyal yang bagus. Dari hasil perhitungan coverage, dengan total luas area yang direncanakan 1482 m2 dibutuhkan 10 FAP. Perancangan menggunakan 3 skenario, skenario terbaik adalah skenario 2 (FAP diletakkan di tengah-tengah setiap ruangan) menghasilkan level daya sinyal yaitu -63.91 dBm dan Signal to Interference Ratio (SIR) sebesar 3.00 dB. Untuk alokasi Physicall Cell Identity (PCI) total ada 10 nomor sesuai dengan jumlah FAP, karena tidak ada pembagian sektor pada setiap Femtocell Access Point (FAP).

Metrik

  • 299 kali dilihat
  • 177 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional IPTEK Terapan 2016

Proceedings Seminar Nasional IPTEK Terapan 2016 consists of scientific articles that have been pr... tampilkan semua