Metrik

  • visibility 191 kali dilihat
  • get_app 692 downloads

Analisa Efektifitas Kedalaman Pemasangan Pvd Studi Kasus Konstruksi Timbunan Apron Bandara Ahmad Yani Semarang

Vemi Widoanindyawati, Retno Wardani, Sri Prabandiyani, Windu Partono
Diterbitkan 2016

Abstrak

Bandara Internasional Ahmad Yani berada di Kota Semarang, Jawa Tengah. PemerintahPropinsi Jawa Tengah meningkatkan berbagai fasilistas bandara tersebut, diantaranya membangunapron baru di atas tanah lunak. Perbaikan tanah lunak menggunakan timbunan tanah pilihan.Prefabricated vertical drain (PVD) dan tambahan beban untuk mempercepat konsolidasi. Masalahyang timbul Kedalaman rencana PVD 23 meter tidak dapat dilaksanakan, karena mandrel sudah mulaiterangkat pada kedalaman 21 meter, sehingga kedalaman PVD dilaksanakan 20 meter. Laju penurunantimbunan dimonitor dengan memasang settlement plate (SP). Berdasarkan data pelaksanaan dilakukankajian kedalaman PVD yang efektif. Metode yang dilakukan adalah dengan mengkaji data tanah, datakedalaman PVD, data penurunan SP, dan data urugan. Data penurunan SP untuk menentukan tinggidan lamanya penurunan akhir dengan metode Asaoka (1978). Data tanah, kedalaman PVD dan urugandigunakan sebagai parameter program Plaxis sebagai dasar perhitungan Balik. Hasil perhitungan Plaxis dengan waktu 512 hari menghasilkan penurunan 2,53 meter, relatif sama dengan metode Asaoka (1978). Selanjutnya dilakukan analisis Balik tinggi penurunan dengan waktu 512 hari, dengan berbagai kedalaman PVD (23,19,18,17,16,15, dan 10) meter. Hasil perhitungan Balik untuk kedalaman PVD 16 meter keatas menghasilkan penurunan yang sama, kedalaman PVD 15 meter kebawah menghasilkan penurunan yang lebih kecil. Kesimpulan kedalaman efektiv pemasangan PVD adalah 16 meter.

Full text

 

Metrik

  • visibility 191 kali dilihat
  • get_app 692 downloads