Metrik

  • visibility 163 kali dilihat
  • get_app 38 downloads

Pemodelan Minimize Total Biaya Pengendalian Kualitas terhadap Proses Manufakturing Produk Furniture

Sutrisno Sutrisno B., Abd Haris, Romadhon Romadhon
Diterbitkan 2012

Abstrak

Pengendalian kualitas merupakan USAha preveentif (pencegahan) sebelum terjadi kesalahan, dan mengarahkan agar kesalahan tidak terjadi. Persoalan pengendalian kualitas adalah bagaimana menjaga dan mengarahkan agar produk dan jasa dapat memenuhi standar kualitas yang direncanakan. Tujuan penelitian ini untuk (1). Memecahkan masalah kerusakan produk dengan metode SQC (Statistical Quality Control), (2). Menentukan biya kualitas total minimum (minimize total cost quality) yang meliputi QCC (Quality Control Cost) dan QAC (Quality Assurance Cost). Penelitian dilakukan dengan metode observasi secara mendalam (indept observation), pengumpulan data secara langsung pada obyek observasi yaitu pengendalian kualitas pada proses manufaktur produk furniture, analisis data menggunakan formula statistiscal Quality Control (SQC) untuk mengetahui batas control atas (UCL) dan batas control bawah (LCL) yang dilengkapi dengan control chart. Hasil analisis control charts menunjukkan bahwa rata-rata kerusakan produk sebesar 2,6 % dari 96.500 produk yang diperiksa. Uper Control Limit (UCL) sebesar 3,1 %, Lower Control Limit (LCL) 2,1 %. Total biaya minimum kualitas sebesar Rp. 18.909.379 yang terdiri dari Quality Control Cost sebesar RP. 9.456.579 dan Quality Assurance Cost sebesar Rp. 9.452.800. Sedangkan análisis intensitas pengendalian kualitas yakni produk rusak yang benar-benar terjadi sebanyak 2.531 unit, jumlah produk rusak yang dikehendaki yaitu yang menanggung biaya kualitas terendah (q*) sebanyak 3.376 unit.

Full text

 

Metrik

  • visibility 163 kali dilihat
  • get_app 38 downloads