Metrik

  • visibility 192 kali dilihat
  • get_app 39 downloads
description Journal article public Pekommas

Pemanfaatan New Media dalam Memudahkan Komunikasi dan Transaksi Pelacur Gay

Yesi Puspita
Diterbitkan Desember 2015

Abstrak

Perkembangan teknologi komunikasi juga menimbulkan dampak negatif. Salah satu yang dirasakan masyarakat Minang adalah menjamurnya perilaku menyimpang gay. Mereka membentuk perkumpulan kelompok sosial kecil, dimana mereka bergaul dan mendapatkan apa yang diinginkan, tanpa melihat sikap antipati dari masyarakat karena memanfaatkan new media untuk berkomunikasi dan bertransaksi dalam kegiatan prostitusi. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teori CMC (computer mediated communications) dimana kegiatan komunikasi antara pelacur gay dengan calon pelanggan dan pelanggan intens di sosial media melalui smartphone. Kegiatan komunikasi dan transaksi diselesaikan di media. Dengan metode kualitatif, maka kegiatan prostitusi online oleh gay di Padang dapat diekplor dan dideskripsikan secara mendalam. Hasil penelitian diketahui bahwa pada tahap menemukan pelanggan ada dua cara; langsung melalui komunikasi non verbal, terdapat kecocokan dilanjutkan bertukar pin BB atau Facebook,dan melalui perantara orang ke tiga, yaitu mucikari/ rekan sesama pelacur gay, dari dua tahap mengenali calon pelanggan kemudian komunikasi dan transaksi dilanjutkan melalui new media. Penjajakan dengan calon pelanggan dilakukan dengan komunikasi intensif melalui new media. Setelah dirasa cocok baru tawar menawar harga dilakukan. Jika dalam proses negosiasi ternyata tidak ditemukan kesepakan maka transaksi dibatalkan. Lalu proses komunikasi dengan pelanggan akan terputus, dan jika dibutuhkan maka komunikasi kembali terjalin.

Full text

 

Metrik

  • visibility 192 kali dilihat
  • get_app 39 downloads