Peran Sistem Informasi Manajemen “Management Information System” dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Kejuruan

Paulina Thomas

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 6 pages)

Abstrak

Perhatian pada manajemen informasi semakin lama semakin besar. Informasi semakindisadari sebagai sumber daya organisasi yang perlu dikelola dengan baik. Peningkatan kinerjapendidikan diperlukan sistem informasi dan teknologi informasi yang tidak hanya berfungsi sebagaisarana pendukung, tetapi lebih sebagai senjata utama untuk mendukung keberhasilan duniapendidikan, sehingga mampu bersaing di pasar global. Sistem pendidikan Indonesia telah melakukanperbaikan yang mendadar, misalnya melalui tiga bentuk kebijakan pemerintah. Pertama,meningkatkan ketentuan wajib belajar dari 6 ke 9 tahun, kedua,mengarahkan pendidikan agar lebihrelevan dengan perkembangan industri dan teknilogi informasi atau memiliki keterkaitan dankesesuaian (link and match), ketiga, mndorong pendidikan sekolah menengah untuk lebih banyakmenyiapkan tenaga terampil, sehingga lulusannya tidak memandang perguruan tinggi sebagai satusatunyaalternatif pilihan masa depan. Khusus mengenai Pendidikan Kejuruan, menurut Undang-Undang Nomor 2 tentang Sistem Pendidikan Nasional: “Pendidikan Kejuruan merupakan pendidikanyang mempersiapkan peserta didik untuk dapat bekerja dalam bidang tertentu”. Arti pendidikankejuruan dijabarkan lebih spesifik dalam Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 190 tentangPendidikan Menengah yaitu: “Pendidikan Menengah Kejuruan adalah pendidikan pada jenjangpendidikan menengah yang mengutakan pengembangan kemampuan peserta didik untukpelaksanaan jenis pendidikan tertentu”.

Metrik

  • 136 kali dilihat
  • 66 kali diunduh

Konferensi

Konvensi Nasional V Asosiasi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Indonesia 2010

  • Konferensi di Denpasar, Indonesia pada tahun 2010
  • 92 artikel

Konvensi Nasional V Asosiasi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Indonesia (APTEKINDO) 2010 was a c... tampilkan semua