Metrik

  • visibility 268 kali dilihat
  • get_app 515 downloads
description Journal article public De Jure: Jurnal Hukum dan Syar'iah

Metode Ushul Fiqih Hasan Hanafi

Moh Sholehuddin
Diterbitkan 2011

Abstrak

Ushul Fiqh reconstruction is one of Hassan Hanafi renewal projects branch. To him, ushul Fiqh is €˜revealed€™ science that means €˜something€™ which is revealed from Allah to human beings. it is a science which is sent down-oriented for human beings€™ goodness. Ushul fiqh which is constructed by Hasan Hanafi is different from the previous works on ushul fiqh in four aspects. First, object of discussion is put systematically from mashadir arba€™an to adillah syariyyah the ahkam syar€™iyah. Second, there are orientation and tendency to give wider space for human being€™s duty and potential in understanding and implementing God€™s revelation in real life. Third, hasan hanafi€™s work gives idioms articulating humanbeing€™s potential as the practice of second conclusion. Fourth, the work is also deductive explaining general theories and free from mentioning law examples as description for understanding theories towards text content. Rekonstruksi ushul fiqih adalah salah satu cabang dari proyek pembaruan tradisi Hasan Hanafi. Baginya, ushul fiqih adalah ilmu €˜tanzil€™ yaitu €˜sesuatu€™ yang berasal dari Allah untuk manusia. ilmu yang berorientasi ke bawah, kepada mashlahah manusia. Ushul fiqih yang dicoba oleh Hasan Hanafi untuk direkonstruksi minimal tampak perbedaannya dengan ushul fiqih karya para ushuli terdahulu pada empat aspek. Pertama, resistematisasi objek pembahasan. Dimulai dari mashadir arba€™an, lalu adillah syariyyah kemudian ahkam syar€™iyah. kedua, adanya orientasi dan kecenderungan memberi ruang lebar bagi pentransparanan bagi tugas dan potensi manusia dalam menjemput misi wahyu dan pengimplementasiannya dalam kehidupan manusia yang riil. Ketiga, memberikan idiom- idiom (redaksi, ta€™bir) yang mengartikulasikan potensi kemanusiaan sebagai tindak lanjut dari kesimpulan nomor dua di atas. Keempat, bersifat deduktif, menjelaskan teori-teori yang bersifat general dan sepi dari penyebutan contoh-contoh hukum sebagai deskripsi bagi teori-teori pemahaman terhadap isi teks

Full text

 

Metrik

  • visibility 268 kali dilihat
  • get_app 515 downloads