Metrik

  • visibility 505 kali dilihat
  • get_app 1223 downloads
description Journal article public Jurnal TICOM

Monitoring Suhu Dan Kelembaban Pada Mesin Pembentukan Embrio Telur Ayam Berbasis Mikrokontroler Arduino UNO

Noni Juliasari, Erian Dwi Hartanto, Sri Mulyati -. Universitas Budi Luhur
Diterbitkan Mei 2016

Abstrak

Naiknya permintaan pasar membuat peternak dituntut untuk dapat mengimbanginya dengan meningkatkan produksi unggas, baik daging maupun telur. Jika menggunakan cara alami, satu ekor indukan ayam hanya bisa mengerami maksimal 10 butir telur ayam dengan masa pengeraman kurang lebih 21 hari. Cara tersebut kurang efektif karena hanya sedikit anak ayam yang dihasilkan. Salah satu inovasi dalam bidang peternakan adalah adanya mesin untuk menetaskan telur secara otomatis. Terdapat 2 tipe mesin yang beredar dipasaran, yakni Mesin Setter yang berjalan selama 0-18 hari, dan Hatcher berjalan dari hari ke 19-21. Terdapat beberapa point yang harus dicermati secara khusus, diantaranya pengaturan suhu dan kelembaban yang harus disesuaikan dengan pengeraman indukan ayam secara alami dan pergerakan telur agar embrio dapat berkembang maksimal. Perancangan aplikasi ini merupakan salah satu bagian dalam pengembangan dari mesin pembentukan embrio telur ayam secara otomatis. Pengembangan yang dilakukan adalah mengatur suhu dan kelembaban agar sesuai dengan kondisi alami pengeraman indukan. Aplikasi ini menggunakan sensor suhu dan kelembaban DHT11 untuk mendeteksi suhu dan kelembaban serta menggunakan relay module yang terhubung dengan lampu sebagai media pemanas ruangan. Didalam aplikasi ini juga terdapat motor penggerak penampang telur. Dengan adanya Aplikasi monitoring suhu dan kelembaban pada mesin pembentukan embrio telur ayam ini, dapat mempermudah peternak dalam mengelola mesin pembentukan embrio telur dengan lebih baik. Kata Kunci : Kontrol Suhu dan Kelembaban, Mesin Pembentukan Embrio Telur Ayam, dan Mikrokontroler Arduino UNO The rising demand of poultry production, both meat and eggs makes farmers need the other solution for incubate the poultry eggs. With natural ways, one tail chicken breeders can only incubate up to 10 eggs with incubation period of approximately 21 days. This way is less effective for the poultry production needed. There are some machine innovations to incubate the eggs automatically. There are two types of machines on the market, namely Machine Setter running for 0-18 days, and Hatcher walk from day to 19-21. There are several points that must be observed in using of this machine, including temperature and humidity settings should be adjusted to hatch chicken breeders naturally and movement of the egg so that the embryo can develop optimally. The design of this application is one of another innovation which is focus to develope of embryos of chicken eggs. Development of chicken embryos is done with set the temperature and humidity in order to conform to the natural conditions of breeding hatch. This application uses DHT11 temperature and humidity sensors to detect temperature and humidity as well as using the relay module is connected to the lamp as a heating medium. In this application there is also a cross-section of the motor of the egg. With the temperature and humidity monitoring applications on a machine of this chicken egg embryo formation, can facilitate farmers in managing engine egg embryo formation better

Full text

 

Metrik

  • visibility 505 kali dilihat
  • get_app 1223 downloads