Recently Published
Journal article

An Indonesian Pregnant Woman with Lung Cancer and Liver Metastasis : a Case Report

The Role of Family Meeting in Dealing with Rejection Towards Hospital Discharge of Terminally Ill Cancer Patients

Perbedaan Ekspresi Foxp3+ dan Cd8+ Tumor Infiltrating Lymphocytes Karsinoma Payudara pada Berbagai Stadium T

Peran Serum IL-6 dan CA-125 Prabedah sebagai Prediktor Resektabilitas Tumor pada Kanker Ovarium Tipe Epitel

Journal article

Peran Terapi Akupunktur pada Kondisi Leukopenia Kanker Payudara Pasien Kemoterapi

Journal article

Survei Pengetahuan Dokter Spesialis terhadap Penggunaan Opiat pada Tatalaksana Nyeri Kanker di Rumah Sakit Pemerintah, Jakarta, 2017

Journal article

Korelasi Ekspresi Ezrin dan CD44 dengan Respons Kemoterapi pada Pasien Osteosarkoma

Journal article

Peran Terapi Akupunktur pada Kondisi Leukopenia Kanker Payudara Pasien Kemoterapi

Journal article

Survei Pengetahuan Dokter Spesialis terhadap Penggunaan Opiat pada Tatalaksana Nyeri Kanker di Rumah Sakit Pemerintah, Jakarta, 2017

Journal article

Korelasi Ekspresi Ezrin dan CD44 dengan Respons Kemoterapi pada Pasien Osteosarkoma

Most Viewed
Journal article

Gambaran Tingkat Remisi Pada Leukemia Limfoblastik Akut Setelah Fase Induksi Di Bangsal Kanker Anak RS Kanker Dharmais

Leukemia, khususnya leukemia limfoblastik akut (LLA), adalah jenis keganasan yang paling banyak dijumpai pada anak. Penyakit ini berpotensi untuk disembuhkan dengan cara kemoterapi, namun keberhasilannya ditentukan oleh banyak faktor, di antaranya remisi atau tidaknya anak pasca-kemoterapi fase induksi. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat remisi leukemia limfoblastik akut pasca-kemoterapi fase induksi, termasuk faktor prognostik lainnya di bangsal kanker anak RS Kanker Dharmais (RSKD).Penelitian deskriptif-retrospektif terhadap 69/72 anak dengan LLA dari Januari 2000 Desember 2008 yang diambil dari Bagian Registrasi Kanker Anak SMF Anak RSKD. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa LLA lebih banyak dijumpai pada anak laki-laki (43/69), usia antara 1 sampai < 5 tahun (24/69). Juga dijumpai pada anak yang bertipe L1 (53/69), risiko biasa (38/69), dan memilikiphenotypingsel B (33/36). Gejala dan tanda klinis yang banyak dijumpai adalah demam dan hepatosplenomegali. Menurut hasil laboratorium, paling banyak adalah anak dengan kadar Hb antara 5 sampai < 10 g/dl (45/69) dan kadar trombosit antara 10.000 sampai < 50.000/ul (30/69). Pasien yang remisi pasca-kemoterapi fase induksi sebanyak 50/69 anak, sementara sepertiga lainnya tidak remisi. Pada akhir penelitian ini, 31/69 anak meninggal.Event free survival ratesuntuk ALL di RSKD adalah 38,1%.Sekalipun banyak anak yang mengalami remisi pasca-kemoterapi fase induksi, baik pada pertengahan maupun akhir pengobatan masih banyak yang meninggal. Kiranya hasil penelitian ini dapat menjadi bahan untuk mengevaluasi protokol pengobatan yang masih digunakan, khususnya fase setelah fase induksi.
Journal article

Sambutan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Pada Acara Peringatan Ulang Tahun Rumah Sakit Kanker Dharmais Ke 16

Marilah kita panjatkan puji-syukur ke hadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia yang telahdilimpahkan kepada kita semua, sehingga kita dapat berkumpul disini untuk menghadiri peringatan Hari UlangTahun ke 16 Rumah sakit Kanker Dharmais dalam keadaan sehat walafiat. Selanjutnya, pada kesempatan yangberbahagia ini perkenankanlah saya mengucapkan selamat ulang tahun ke 16 kepada jajaran direksi, pejabatstruktural dan fungsional, dan segenap karyawan/karyawati Rumah Sakit Kanker Dharmais. Semoga rumah sakitini makin maju dan semakin mendapat tempat di masyarakat Indonesia sebagai rumah sakit khusus kanker yangberkualitas tinggi. Saya mengamati bahwa pada usia 16 tahun ini, yaitu dalam usia yang masih cukup muda,Rumah Sakit Kanker Dharmais telah menunjukkan prestasinya dalam menjalankan peran rumah sakit denganfungsi utamanya melayani para pasien kanker dan melaksanakan peran penelitian serta pendidikan.
Suggested For You
Journal article

Uncommon Glomus Tumor at the Volar Area of Distal Phalang: a Case Report

Introduction: Glomus tumor, a benign rare neoplasmic perivascular lesion arising from glomus neuromial-arterial tissue. Glomus cells, which are found in the dermis throughout the body, are responsible for thermoregulation. In this tumor, its cells proliferate and surround the vascular canals, producing a classic clinical sign such as spontaneous pain, pain on light touching, and temperature hyperesthesia. Despite its rare occurrence, it is necessary to know how recognize and treat this variant of perionychium tumor. Case Illustration: A forty-seven-year old woman came with pain on the tip of her ring finger since 3 years before admission. Over time, the tingling sensation worsened and eventually pain emerged. The appearance of her ring finger and nail were normal. However, the patient felt pain after a light touch and paresthesia especially at the volar side of her ring finger. Having normal radiograph appearance, excisional biopsy was then performed. Histologic examination showed a well-defined lesion encapsulated by a fibrous capsule. The lesion consisted of several thin-walled flared vascular containments with layers of glomus cells around it, which is in accordance with characteristic of benign glomus tumor.At the latest follow up, there were no complication or recurrence found. The pain and paresthesia around the ring finger were also diminished. Conclusion: Despite its rare occurrence, the diagnosis of Glomus Tumor can be performed clinically. Excisional biopsy is the definitive treatment and specific diagnostic modality for Glomus Tumor.
Read more articles