Recently Published

Cover JIPFRI Vol 1 No 1 (2017)

Epistemologi dan Keterbatasan Teori Gravitasi

Most Viewed
Journal article

Paham Nasionalisme dan Pergerakan Kebangsaan di Indonesia dari Tahun 1990 Sampai dengan Tahun 1942

Penelitian ini bertujuan untuk memahami atau memahami lebih jauh peranan paham nasionalime terhadap pergerakan kebangsaan di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kepustakaan dengan mengadakan penelitian beberapa dokumen penting, membaca serta meneliti buku-buku dan sumber lainnya yang berkaitan dengan judul. Heuristik, dengan menghimpun jejak buku peninggalan masa lampau, serta mengadakan perbandingan anatar pendapat beberapa penulis yang memiliki beberapa perbedaan. Historis, metode yang banyak digunakan dalam penelitian sejarah yang mencoba untuk merekonstraksikan masa lampau secara sistematis dan obyektif dengan cara mengumpulkan dan mengevaluasi serta mensistematiskan kesimpulan yang kuat yang dihubungkan dengan fakta. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pada umumnya pergerakan nasional dalam menentang dan melawan penjajah adalah repleksi perlawanan sebagai akibat penindasan yang dilakukan oleh penjajah. Tumbuh dan berkembangnya Pergerakan nasional yang dilaksanakan oleh para tokoh Indonesia juga dipengaruhi oleh paham-paham baru yang berkembang didaratan Eropa yang pada zamannya merupakan idealisme pembentukan dari rasa ketidakpuasan lapisan masyarakat Eropa pada sendi-sendi kehidupan. Tumbuh dan berkembangnya paham-paham baru seperti nasionalisme, liberalisme, sosialisme dan demokrasi yang menyebar ke seluruh dunia menjadikan bahan dasar bangkit dan tumbuhnya Pergerakan Nasional Indonesia. Selain adanya pengaruh paham-paham baru, pergerakan nasional Indonesia juga dipengaruhi oleh adanya pergerakan kebangsaan yang terjadi di daratan Asia dan Afrika. Imperialisme bangsa barat menyebabkan bangsa-bangsa di Asia-Afrika kehilangan kemerdekaan politik, selain itu bangsa-bangsa Asia-Afrika juga mengalami penderitaan dibidang sosial-ekonomi dan kebudayaan. Nasionalisme bangsa Asia-Afrika bukan hanya mau mengejar kemerdekaan nasional melainkan juga mempunyai sifat-sifat lain sehingga memiliki beberapa aspek penting.
Journal article

Sejarah dan Filsafat Sains sebagai Pendekatan dalam Pengajaran Fisika pada Konsep Archimedes

Artikel ini mengeksplorasi hubungan antara Sejarah dan Filsafat sains dalam  menjelaskan konsep  hukum archimedes dalam pengajaran fisika. Melalui pengajaran sejarah fisika seorang pendidik dapat memberikan informasi bagaimana suatu konsep fisika ditemukan, melalui sejarah fisika juga dapat menjadi pembelajaran untuk menjadi ilmuan, karena pengetahuan berdasarkan pengalaman ilmuan fisika. Sejarah fisika dan filsafat sains saling berkaitan yaitu filsafat dapat dipahami dengan sungguh-sungguh jika refleksi tentang sejarah ilmu pengetahuan telah dipahami sebelumya. Tinjauan filsafat sains berdasarkan pada ontologi, epistemologi dan aksiologi sebagai landasan pengembangan ilmu dalam pendidikan fisika dapat memberikan kontribusi yang positif dalam mengajarkan fisika. Selain itu dengan pemahaman filsafat sains dapat menumbuhkan interaksi sosial peserta didik untuk memecahkan masalah-masalah  yang dihadapi.
Suggested For You
Journal article

The Effectiveness of Using Pair Check Model to Teach Reading at the Eighth Grade Students of SMP N 02 Buay Madang

The objective of this Research entitled “The effectiveness of using pair check model to teach reading at the eighth grade student of SMP N 02 Buay Madang”. The formulation of this research was there any significant difference between the students who are taught by using pair check model and the students who are taught by using conventional model to teach reading at the eighth grade students of SMP N 02 Buay Madang. The objective of this research was to measure whether or not there was any significant difference between students who are taught teaching reading through pair check model and who are taught through conventional model at the eighth grade students of SMP N 02 Buay Madang. In this research experimental method and true experimental design was used. It was involved two classes they are; experimental class and control class. The population of the research was 88 students of the eighth grade of SMP N 02 Buay Madang, and the sample of the research was 59 that taken through cluster random sampling that divided into two class they are 30 as experimental class and 29 as control class. Meanwhile, for collecting the data used reading test. After that, the data were analyzed by using independent t-test formula. And based on the results of findings, it was found that the mean of post- test score in experimental class was 68.66 and the mean of post- test in control class was 64.65. Beside that, the t-obtained was 0.000 and the t-table with df 57 (59-2) with 95% or 0.05 significant level was 2.0025. Therefore, the research concluded that the alternative hypothesis (Ha) was accepted because the t- obtained was lowers than the t- table ( 0.000 < 2.0025). It also meant that there was any significant difference between students who are taught through Pair Check Model and who are taught through Conventional Model.
Read more articles