Recently Published
Most Viewed
Journal article

Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas X.7 SMA Negeri 1 Purworejo

Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran ekonomi kelas X.7 SMA Negeri 1 Purworejo. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Penelitian dilaksanakan dengan kolaborasi antara peneliti, guru dan melibatkan keaktifan siswa. Subjek penelitian siswa kelas X.7 SMA Negeri 1 Purworejo tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket sederhana. Prosedur penelitian meliputi tahap : (a) perencanaan tindakan, (b) pelaksanaan tindakan, (c) observasi dan interpretasi, dan (d) analisis dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian, model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan motivasi belajar siswa sebesar 10,54% (siklus I sebesar 79,92% dan siklus II sebesar 90,46%), peningkatan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) sebesar 11,8% (siklus I sebesar 78,6% dan siklus II sebesar 90,4%). peningkatan keaktifan siswa dalam pembelajaran sebesar 19,36% (siklus I sebesar 75,01% dan siklus II sebesar 93,10%). Kesimpulan hipotesis dapat diterima.
Journal article

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning) Tipe Make-a Match Berbantuan Media Komik Interaktif Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Dan Hasil Belajar IPS

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hail belajar dan aktivitas belajar siswa Kelas 2 SD Kanisius Lodoyong dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make-A Match berbantuan media komik interaktif, jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan 2 siklus masing-masing siklus terdiri dari 3 tahap yaitu, 1) perencanaan tindakan 2) pelaksanaan tindakan dan observasi 3) refleksi untuk setiap siklusnya terdiri dari 3 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 5 SD Negeri 01 Tuntang dengan jumlah 21 siswa, teknik pengumpulan data dengan teknik tes dan non tes, dan untuk analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif komparatif dengan membandingkan hasil siklus I dan siklus II. Data kuantitatif yang berupa hasil belajar siswa setelah proses pembelajaran berlangsung pada setiap siklusnya dianalisis. Hal ini di tunjukkan dengan dengan peningkatan hasil belajar dan aktivitas belajar pada siklus I dan siklus II. Data yang didapat pada siklus I untuk hasil belajar 66,7 % siswa untuk tuntas KKM yang ditetapkan 65 dengan rata-rata 70,1, sedangkan aktivitas belajar siswa 48% pada kategori tinggi. Untuk siklus II prestasi belajar 95,2 % siswa tuntas KKM dengan rata-rata 80,2, sedangkan aktivitas belajar siswa 52% pada kategori sangat tinggi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Make-A Match berbantuan media komik interaktifdapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa
Suggested For You
Journal article

Pengaruh Pelayanan Koperasi terhadap Minat Pembelian Anggota Kp-ri ”Mentas” Kecamatan Purworejo

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang positif dan signifikan antara pelayanan koperasi terhadap minat pembelian di KP-RI “MENTAS” Kecamatan Purworejo. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah pembeli yang menjadi anggota koperasi di KP-RI “MENTAS” Kecamatan PURWOREJO dengan jumlah 95 orang. Penentuan jumlah sampel dengan menggunakan tabel yang dikembangkan oleh Isaac dan Michael dengan taraf kesalahan 5%. Dari pembeli yang berjumlah 95 diambil sampel dengan taraf kesalahan 5% yaitu 75 anggota. Hipotesis dalam penelitian ini Ada pengaruh yang positif dan signifikan antara pelayanan koperasi terhadap minat pembelian di KP-RI “MENTAS” kecamatan Purworejo. Metode pengumpulan data menggunakan angket yang diisi oleh responden, metode analisis menggunakan analisis diskriptif dan analisis kuantitatif. Berdasarkan analisis diskriptif menunjukan bahwa minat pembelian berada pada kategori tinggi sebesar 60%, pelayanan pada kategori kurang sebesar 57,33%. Berdasarkan analisis kuantitatif menunjukan bahwa pelayanan koperasi memberikan pengaruh yang posoitif dan signifikan terhadap minat pembelian. Hasil analisis regresi, diperoleh koefisien regresi (R) 0,250 sig.0,031 < 0,05, ( ) 0,0625. Besarnya pengaruh yang diberikan sebesar 6,25% dan 93,75% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Persamaan regresi .
Read more articles