Recently Published
Most Viewed
Journal article

Strategi Manajemen Keuangan Dalam Rumah Tangga (Berbasis Ekonomi Syariah )

Perekonomian yang terjadi akhir-akhir ini membuat pusing kepala terutama para ibu rumah tangga yang harus bijak dalam mengelola keuangan. Hal ini akibat naik turun nya harga kebutuhan pokok. Dari pernyataan di atas, penulis bermaksud berbagi ilmu untuk menjaga kesetabilan keuangan dalam rumah tangga. Permasalahan dalam penelitian ini adalah seputar kajian tentang pengelolaan keuangan rumah tangga menurut ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskiptif. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis isi. Hasil penelitian ini diarahkan pada pembinaan kepribadian terhadap manajemen keuangan setiap rumah tangga muslim, pengembangan manajemen keuangan secara Islami, pengembangan pengamalan ajaran Islam khususnya dibidang ekonomi dan keuangan, dan pengembangan sosialisasi dan penyampaian kepada orang lain,Kata Kunci: manajemen keuangan, rumah tangga, ekonomi syariahEconomy happened lately create headaches especially housewives who should be wise in managing finances. This is due to the up and down its prices of basic necessities. From the above statement, the authors intend to share knowledge to safeguard financial stability in the household. The problem in this research is about the study of household financial management according to the teachings of Islam. This study used a qualitative approach with the method descriptively. The analysis technique used is descriptive analysis and content analysis. Results of this research is directed to the personality development of the financial management of each household Muslim, Islamic development financial management, development of practice of the teachings of Islam, especially in the field of economics and finance, and the development of socialization and transmission to others, others.
Journal article

Penerapan Model Pembelajaran Probing Prompting Mata Pelajaran Sejarah Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas XI IPS Di SMA Negerti 8 Batam Tahun Pelajaran 2015/2016. the Effectiveness of Probing Prompting to Increase the Students' Motivation in History at the Eleven Grade the Science of Social at Senior High School 8 Batam in Academic Year 2015/2016.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran probing prompting. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 8 Batam. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probility sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas XI IPS 1 dan siswa kelas XI IPS 5. Jenis penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan rancangan penelitian dua kelompok sampel yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol.Teknik pengumpulan data menggunakan skala likert, terdiri dari 50 butir soal motivasi dan diuji validitas menggunakan Alpha Cronbac yang menunjukkan indeks reliabilitas yaitu nilai rhitung > rtabel (0,87 > 0,302 ) maka item yang dinyatakan reliabel 25 item digunakan sebagai instrument penelitian. Sebelum dilakukan analisis terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas yang menunjukkan bahwa pada angket berdistrubusi normal dan homogen. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t.Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan motivasi belajar siswa dengan menggunakan model pembelajran probing prompting dan model pembelajaran konvensional menggunakan metode ceramah. Perbedaan tersebut ditunjukkan oleh hasil uji-t yang dilakukan dengan bantuan Miscrosoft Office Exel 2007. Hasil perhitungan uji hipotesis diatas didapatkan uji-t (thitung) sebesar 4.24 sedangkan untuk ttabel dengan dk = n1+ n22 = 44+432 = 85 , taraf signifikan 5% di dapat ttabel 1.988, maka dapat dilihat bahawa thitung > ttabel yaitu 4.24 > 1.999 kemudian dapat ditarik kesimpulan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan dmikian terdapat perbedaan antara motivasi belajar XI IPS 1 dan XI IPS 5Kata Kunci: Model Pembelajaran Probing Prompting, Mata Pelajaran Sejarah, Motivasi Belajar Siswa. This research has purpose to increase the students' motivation by using Probing Prompting. This research is quantitative research. The researcher used experimental research. This experimental research was held at the Science of Social at Senior High School 8 Batam with the population in this research is all students at Eleven Grade the Science of Social . The researcher used probility sampling and took sample at the class at the Eleven Grade the First Science of Social as experimental class and the Eleven Grade the Fifth Science of Social as control. The technique of collecting data used liker scale, consist of 50 of motivation questions and validity test by using Alpha Cronbac that showed reliability was rcount > rtable (0.87 > 0.302) so the items that reliable was 25items and used for test instruments. Before the analysis, normality test and homogeneity test was doing by the researcher, and showed that the questionnaire was normal and homogeny. After that, the technique of analyzing data that used was t test.The result of analysis can be concluded that the use of probing prompting gave significant effect in the students' motivation in learning process than the use of close procedure, lecturing method. Can be seen by the result of t test was helping by Microsoft Office Excel. The result of hypothesis test was t test (tcount) was 4.24, while ttable was 1.988 with dk =
Suggested For You
Journal article

Penentuan Konsumsi Oksigen (Vo2) Maksimal Terpapar Temperatur Determination of Oxygen Consumption (Vo2) Maximum of Exposure Temperature

Hubungan yang sinergis antara prinsip-prinsip ergonomi dan faal olahraga bertujuan untuk tercapainya atlet berprestasi dan berproduksi secara maksimal. Performansi atlet yang tinggi dapat dicapai melalui hubungan yang seimbang antara beban, kapasitas fisik, dan lingkungan. Salah satu pendekatan untuk mengetahui performansi fisik atlet melalui pengukuran VO2max terpapar temperatur. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan konsumsi oksigen (VO2)maksimal yang terpapar temperatur, mengetahui pengaruh variasi temperatur lingkungan terhadap kapasitas fisik (VO2) maksimal dan hubungan Rating of Perceived Excertion pada Skala Borg dengan denyut jantung terpapar variasi temperatur. Penelitian untuk penentuan VO2max dengan diberikan dua perlakuan temperatur yaitu pada WBGT 25,5±1,7oC dan WBGT 32,9±1,7oC. Subyek yang terlibat untuk penentuan VO2max sebanyak 10 orang laki-laki, usia 18-25 tahun, menggunakan pakaian tropis 0,3 clo dan melakukan aktivitas berlari di treadmill (jogging). Penentuan VO2max dilakukan dengan protokol maximal test. Analisis penelitian ini dilakukan uji statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa VO2 max pada WBGT 25,5±1,7oC sebesar 2,466±0,419 L/min dan nilai VO2 max pada WBGT 32,9±1,7oC sebesar 2,466±0,327 L/min. Variasi temperatur pada WBGT 25,5±1,7oC tidak menunjukkan perbedaan VO2 max dan VO2 max relatif terhadap berat badan yang bermakna dengan variasi temperatur pada WBGT 32,9±1,7oC. Untuk penilaian indikator subjektif dengan Borg's RPE Scale, hasilnya menunjukkan rata-rata skala RPE pada kedua temperatur normal (WBGT 25,5±1,7oC) dan temperatur panas (WBGT 32,9±1,7oC) adalah sama (tidak berbeda) sehingga dapat dinyatakan bahwa kenaikan temperatur tidak mempengaruhi hubungan rata-rata RPE dan Denyut Jantung (DJ). Kata kunci: Borg's RPE Scale, Konsumsi oksigen maksimal (VO2max), performansi atlet, temperatur lingkungan A synergistic relationship between the principles of ergonomics and sports physiology aims to achieve outstanding athlete and produce optimally. High performance athletes can be achieved through a balanced relationship between load, physical capacity, and the environment. One of approach to determine the physical performance of athletes through exposure to temperature measurement VO2max. The purpose of this study to determine the oxygen consumption (VO2) is exposed to the maximum temperature, determine the influence of environmental temperature variations of the physical capacity (VO2) maximum and Rating of Perceived relationship Excertion on the Borg Scale heartbeat exposed to temperature variations. The research to determine VO2max using two treatments given temperature that is at WBGT 1,7oC ± 25.5 and 32.9 ± 1,7oC WBGT. The subjects involved in the determination of VO2max as many as 10 men, aged 18-25 years, using tropical clothing 0.3 clo and activities running on a treadmill (jogging). Determination of VO2max performed with maximal test protocol. This research analyzes performed statistical tests. The results of this study indicate that the WBGT VO2 max of 25.5 ± 1,7oC of 2.466 ± 0.419 L / min and max VO2 on the WBGT value of 32.9 ± 1,7oC amounted to 2.466 ± 0.327 L / min. The temperature variation on WBGT 25.5 ± 1,7oC showed no difference in VO2 max VO2 max and relative to body weight significantly with temperature variation on WBGT 32.9 ± 1,7oC. For the assessment of subjective indicators with Borg's RPE Scale, the results showed an average RPE scale in both normal temperature (WBGT 25.5 ± 1,7oC) and hot temperature (WBGT 32.9 ± 1,7oC) are the same (not different) so it can be stated that the temperature rise does not affect the relationship of the average RPE and heartbeat (DJ).
Read more articles