Recently Published
Journal article

Studi Komunikasi Antarpribadi Anak Dengan Orang Tua Tiri

Rancang Bangun Sistem Informasi Penggolongan Peran pada Sistem Pembelajaran Universitas Menggunakan Media Sosial

Front Matters

Most Viewed
Journal article

Pengaruh Likuiditas, Leverage, Manajemen Laba, Komisaris Independen Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Agresivitas Pajak

The purpose of this research is to analyze the effect of liquidity, leverage, earnings management, proportion of independent commissioner, and firm size on the level of company tax aggressiveness. This research uses manufacturing industries listed on Bursa Efek Indonesia in 2010-2011 as the population. Using purposive sampling technique, 148 data are selected as samples. The result of multiple regression analysis shows that the impact of earnings management and firm size on the level of company tax aggressiveness is significant. Therefore liquidity, leverage, and proportion of independent commissioner show no significant effect on the level of corporate tax aggressiveness.
Journal article

Identifikasi Tumor Stroma Gastrointestinal (Gist) Dari Aspek Patologi Anatomi

Tumor Stroma Gastrointestinal (GIST) merupakan jenis tumor mesenkimal primer saluran cerna tersering. Secara histogenesis GIST berasal dari suatu sel mesenkim, yaitu pace­ maker sel interstisial Cajal (lnterstitiel Cell of Caja/1/CC). Sampai tahun 2000, tumor ini didiagnosis sebagai leiomyoma, ataupun leiomyosarcoma, namun dengan pemeriksaan imunohistokimia (IHK) petanda tumor CD117 yang hasilnya sebagian besar posistif yang menunjukkan tumor tersebut sebenarnya berasal dari sel Cajal. Tumor Stroma Gastro­ intestinal umumnya mengandung aktivasi mutasi KIT dan p/atelete derived growth factor receptor alpha (PDGFRA). Sel interstisial Cajal adalah sel intermediet antara sistem saraf otonom saluran cerna dan sel otot polos, yang mencetuskan kontraksi dan mengontrol motilitas saluran cerna. lstilah GIST diperkenalkan oleh Mazur dan Clark pada tahun 1983. Tumor Stroma Gastrointestinal merupakan tumor dengan gambaran histopatologik khas terutama terdiri atas tipe sel spindle, epitelioid dan jarang pleomorfik serta memberikan manifestasi klinik berspektrum luas dari jinak sampai ganas. Tumor ini merupakan 80% dari sarkoma saluran cerna, namun bila dari semua tumor saluran cerna hanya 0,2%, dan dari semua keganasan saluran cerna hanya 3%. lnsiden tumor ini paling tinggi pada usia 55-65 tahun, dengan predileksi tempat paling sering pada lambung, diikuti usus ke­ cil, kolorektum dan esophagus, dan tumor sering asimptomatik. Pengobatan utama de­ ngan pembedahan, dan peroral obat inhibitor tirosin-kinase, suatu terapi target. Komplikasi berupa perdarahan dan obstruksi. Prognosis berdasarkan jumlah mitosis, ukuran tumor, kedalaman invasi dan ada/tidak adanya metastasis. Angka ketahanan hidup relatif 2 tahun meningkat dengan terapi target. Gastrointestinal stromal tumor merupakan suatu tumor sel Cajal/pacemaker saluran cerna dengan gambaran histopatologik dan klinik mirip dengan tumor mesenkim lainnya, didiagnosa dengan pemeriksaan IHK CD117 umumnya positif.
Suggested For You
Journal article

Hubungan Penebalan Dinding Kandung Kemih Pada Ultrasonografi Dengan Leukosit Esterase Pada Penderita Klinis Infeksi Kandung Kemih (Sistitis)

Lnfeksi Kandung Kemih (ISK)/sistitis merupakan keadaan pertumbuhan dan perkembang­ biakan mikroorganisme dalam kandung kemih dengan jumlah bakteriuria yang bermakna. Ultrasonografi (USG) merupakan pemeriksaan yang digunakan sebagai pilihan penunjang diagnostik pada kasus yang berhubungan dengan sistitis akut. Leukosit esterase meru­ pakan pemeriksaan semikuantitatif untuk ISK. Kadar leukosit esterase positif setara de­ ngan adanya selleukosit di urin (leukosituria). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penebalan dinding kandung kemih pada pemeriksaan USG dengan pemeriksaan dipstik leukosit esterase pada penderita dengan klinis sistitis. Desain penelitian ini adalah observasional dengan studi cross sectional menggunakan data sekunder dari catatan rekam medis pasien RS PKU Muhammadiyah 1-2 Yogyakarta untuk semua kasus sistitis akut periode 1 Juli 2010 sampai 31 Agustus 2011. Data yang digunakan adalah subyek dengan suspek sistitis akut yang mempunyai hasil laborato­ rium urin rutin (lekosit esterase) dan tebal dinding kandung kemih potongan transversal serta longitudinal pada pemeriksaan USG.Hasil: Berdasar nilai p (0,008) < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubun­gan antara penebalan USG kandung kemih dengan hasil pemeriksaan leukosit. Keera­ tan hubungan (Coeficient Correlation) adalah 0,326 menunjukkan terdapat hubungan antar variabel yang lemah. Dapat disimpulkan terdapat hubungan antara pemeriksaan USG kandung kemih dengan pemeriksaan leukosit esterase dan hubungan antara ked­ uanya tergolong hubungan yang lemah.
Journal article

Pengaruh Kompensasi Dan Budaya Organisasi Terhadap Turnover Intention

Journal article

Penatalaksanaan Hipertensi Ditinjau Dari Aspek Gizi

Journal article

Colles Fracture

Read more articles