Recently Published
Conference paper

Merdeka Belajar dalam Pendidikan Seni untuk Meningkatkan Kreativitas

Conference paper

Musik Keroncong Sebagai Implementasi Konsep Merdeka Belajar

Conference paper

Video Tutorial Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi: Media Pembelajaran SBdP Kelas II

Conference paper

Merdeka Belajar dalam Pendidikan Seni untuk Meningkatkan Kreativitas

Conference paper

Musik Keroncong Sebagai Implementasi Konsep Merdeka Belajar

Conference paper

Video Tutorial Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi: Media Pembelajaran SBdP Kelas II

Most Viewed
Conference paper

Penciptaan Karya Tari "Ombyak Trimurti" sebagai Wujud Transformasi Tradisi Budaya di Kabupaten Ponorogo

Secara umum apa yang dituliskan dalam abstrak ada 3 hal. Yang pertama adalah permasalahan yang akan diungkapkan untuk dibahas. Yang kedua adalah metode yang dipakai untuk menyelesaikan masalah. Yang ketiga adalah hasil dari penerapan metode pada permasalahan yang dibahas. Kabupaten Ponorogo merupakan salah satu wilayah di propinsi Jawa Timur yang memiliki bermacam-macam tradisi budaya yang masih lestari. Salah satu tradisi yang dimiliki oleh Kabupaten Ponorogo adalah Kirab Pusaka, dimana kegiatan ini merupakan salah satu dari serangkaian acara besar dalam peringatan Grebe Suro. Kirab Pusaka berbentuk arak-arakan sebagai bentuk legitimasi Pemerintahan Kabupaten Ponorogo. Tradisi budaya kirab pusaka di Kabupaten Ponorogo ini akan dirubah wujud atau ditransformasikan menjadi bentuk sebuah karya tari. Perubahan wujud ini tidak lantas menghilangkan nilai-nilai yang terkandung dalam pelaksanaan tradisi kirab pusaka ini, namun secara visual nilai-nilai itu akan dirubah menjadi simbol-simbol gerak dengan nilai estetika yang tinggi. Harapan yang ingin dicapai adalah termotivasinya atau kembalinya ingatan masyarakat tentang nilai-nilai yang ada dalam prosesi kirab pusaka yang dilakukan setiap bulan Suro atau Muharam. “Trimurti” adalah tiga pusaka yang menjadi simbol hubungan yang terjalin antara masyarakat ponorogo dapat terus terjaga.
Conference paper

Sumber Estetika Budaya, Penciptaan Karya Seni

Keindahan jiwa yang luhurlah yang membuat manusia selain memiliki keindahan selain dari bentuk fisik. Keindahan itu juga mengalami sublimasi pada pemahaman bahwa keindahan itu tidak ada hubungannya dengan keindahan sesuatu bentuk obyek. Gagasan Keindahan juga muncul di dalam pemikiran Islam konstruksi arsitektur dan seni ornamentik . Bahwa keindahan karya lukis dilihat dari kemampuan didalam menggambarkan obyek dengan mempergunakan perspektif, sehingga memberikan kemampuan dari ruang dan suasana yang ditangkap itu menjadi lebih terasa. Untuk itu perlu ada sentuhan rasionalitas didalam penciptaan. Rasionalitas dalam seni, maka seni makin diperlukan dengan berbagai bagian untuk terwujudnya ungkapan yang utuh. Rasionalisasi bukan berarti menyampingkan nilai, tapi lebih melengkapi dan mempermudah proses berkarya seni menjadi lebih mudah dipahami sebagai sebuah kesadaran seniman terhadap keberadaanya sebagai seorang manusia yang mengungkapkan nilai-nilai kehidupan. Sebagai interpretasi di dalam menangkat sebuah tema realitas sosial budaya dalam melukis. Mendapatkan satu titik kehidupan yang menjadi tujuannya, sehingga menyadarkan pada pentingnya seni lukis itu mempunyai kepedulian pada kehidupan sosial, rakyat banyak serta mampu mengurai kehidupannya dengan baik sebagai nilai keimanan dan ketaqwaan pada Allah. Dengan menggunakan tujuan pendidikan sebagai ranah pendidikan, dikenal dengan ranah kognitif, sebagai bentuk ilmu pengetahuan tentang seni.
Conference paper

Media Sosial Isntagram Sebagai Wadah Kreatifitas dalam Seni Musik

Conference paper

Upacara Tetaken: Diantara Tradisi dan Modernisasi

Conference paper

Seni Rupa Islam dan Tantangannya di Indonesia pada Revolusi Industri 4.0

Conference paper

Perbandingan Struktur dalam Studi Kasus Pertunjukan Wayang Kulit Purwa dan Wayang Kontemporer Hip-Hop Jogjakarta

Suggested For You
Conference paper

Peningkatan Kreatifitas UKM dalam Pemanfaatan Limbah Kulit Sintetis dan Kain Tekstil Bermotif Batik menjadi Produk Tas Simflex.co

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, produktivitas serta memberikan inovasi gaya desain baru dengan cara memberdayakan UKM yang ahli di bidangnya. Adanya pendampingan dalam pembuatan produk kreatif kolaborasi antara limbah kulit dan kain tekstil bermotif batik dapat dijadikan produk tas sehingga berpotensi dalam aspek sosial, ekonomi, ekologi. Demikian halnya memiliki nilai jual tinggi serta dapat menarik perhatian calon pembeli. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah melalui data wawancara, survei dan business model canvas. Analisis data menggunakan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat). Hasil penelitian membuktikan bahwa limbah dari kulit sintetis yang dipadukan dengan kain tekstil bermotif batik ini dapat memiliki daya jual yang tinggi, kreatifitas dan juga inovatif jika diolah dan dikelola dengan baik. Hal ini dapat memberikan manfaat bagi pengusaha dengan cara mengedukasi serta meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan inovatif mahasiswa. Sehingga mahasiswa dapat membantu menciptakan karya yang bisa dijadikan peluang usaha dan solusi bagi UKM sebagai mitra kerjasama. Kelebihan dalam penelitian ini berdampak untuk mengurangi produksi limbah kulit yang dihasilkan oleh para pengerajin UKM. Hasil produk diharapkan dapat menciptakan gaya baru dan merubah paradigma masyarakat untuk dapat lebih mencintai produk lokal melalui perpaduan kain tekstil bermotif batik yang digunakan. Katakunci: kreatifitas, produktivitas, inovasi, pemanfaatan limbah.
Conference paper

Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Desain Interior pada Komunitas Budaya di Surabaya

Conference paper

Seni Memanusia, Memanusiakan Seni

Conference paper

Metode Pengembangan Produk Kreatif Bahan Dasar Goni dan Jeans yang Bernilai Ekonomis Terapan Metode Service-Learning pada Penjahit di Kampung Jahit Pucang

Conference paper

Nilai Lokal Khas sebagai Pembentuk Karakter Tren Fashion Indonesia

Read more articles