Recently Published
Most Viewed
Journal article

Kontribusi Bakat Numerik, Kecerdasan Spasial, Dan Kecerdasan Logis Matematis Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa SD Negeri Di Kabupaten Buleleng

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi bakat numerik, kecerdasan spasial dan kecerdasan logis matematis terhadap prestasi belajar matematika siswa. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri di kabupaten Buleleng sebanyak 83554 orang. Penentuan banyaknya titik sampel didasarkan pada rumus Slavin yang didapatkan sebanyak 100 orang. Pengambilan sampel untuk tiap daerahnya dilakukan dengan menggunakan teknik proporsive random sampling. Data dikumpulkan dengan tes bakat numerik, tes kecerdasan spasial, tes kecerdasan logis matematis dan dokumen dari guru berupa nilai raport. Data dianalisis menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) bakat numerik siswa tergolong sangat baik dengan rata-rata skor 22,860. (2) kecerdasan spasial siswa tergolong baik dengan rata-rata skor 22,390. (3) kecerdasan logis matematis siswa tergolong baik dengan rata-rata skor 22,350. (4) prestasi belajar matematika siswa tergolong baik dengan nilai rata-rata 71,970. (5) kontribusi bakat numerik terhadap kecerdasan logis matematis sebesar 25,3%. (6) kontribusi kecerdasan spasial terhadap kecerdasan logis matematis sebesar 27,4%. (7) kontribusi langsung bakat numerik terhadap prestasi belajar matematika sebesar 27,5% dan kontribusi tidak langsung bakat numerik terhadap prestasi belajar matematika sebesar 7,0% sehingga kontribusi total sebesar 34,5%. (8) kontribusi langsung kecerdasan spasial terhadap prestasi belajar matematika sebesar 29,1% dan kontribusi tidak langsung kecerdasan spasial terhadap prestasi belajar matematika sebesar 7,6% sehingga kontribusi total sebesar 36,7%. (9) kontribusi kecerdasan logis matematis terhadap prestasi belajar matematika sebesar 27,7%. (10) bakat numerik dan kecerdasan logis matematis berkontribusi secara simultan dan signifikan terhadap prestasi belajar matematika sebesar 36,7%. (11) kecerdasan spasial dan kecerdasan logsi matematis berkontribusi secara simultan dan signifikan terhadap prestasi belajar matematika sebesar 37,2%. (12) bakat numerik, kecerdasan spasial dan kecerdasan logis matematis berkontribusi secara simultan dan signifikan terhadap prestasi belajar matematika sebesar 42,8%.Kata Kunci : bakat numerik, kecerdasan spasial, kecerdasan logis matematis dan prestasi belajar matematika The main purpose of this research was to find out the contribution numerical talent, spatial intelligence and logical-mathematical intelligence toward mathematical achievement. The population of this research was fifth grade of elementary school in buleleng regency as many as 83554 students. Slavin formula was used to determine the sample of this research, which altogether 100 students. The sample for every region was determined by proporsive random sampling technique. Data was collected by numerical talent test, spatial intelligence test and logical-mathematical intelligence test, especially for mathematical achievement data was collected by using the students' first semester score in the odd semester. Data was analyzed by path analysis. The result indicate that: (1) the students' numerical talent was classified very good level with an average score of 22,860. (2) the students' spatial intelligence was classified good level with an 22,390 average score of 22,390. (3) the students' logical-mathematical intelligence was classified good level with an average score of 22,350. (4) the students' mathematical achievement was classified good level with an average score of 71,970. (5) the contribution numerical talent toward logical-mathematical intelligence is 25,3%. (6) the contribution spatial intelligence toward logical-mathematical intelligence is 27,4%. (7) the direct contribution numerical talent toward mathematical achievement is 27,5% and indirect contribution is 7,0%, so the total contribution numerical talent toward mathematical achievement is 36,7%. (8) the direct contribution spatial intelligence toward mathematical achievement is 29,1% and the indirect contribution is 7,6%, so the total contribution spatial intelligence toward mathematical achievement is 36,7%. (9) the contribution logical-mathematical intelligence toward mathematical achievement is 27,7%. (10) numerical talent and logical-mathematical intelligence contributing simultaneously and significantly toward mathematical achievement by 36,7%. (11) spatial intelligence and logical-mathematical intelligence contributing simultaneously and significantly toward mathematical achievement by 37,2%. (12) numerical talent, spatial intelligence and logical-mathematical intelligence contributing simultaneously and significantly toward mathematical achievement by 42,8%.
Journal article

Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran Pemecahan Masalah Berbasis Masalah Matematika Otentik Terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau Dari Kemampuan Berbahasa Indonesia Siswa Kelas VIII SMP Harapan Nusantara Denpasar

Eka Suryantari, I Gusti Agung (2013), “Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran Pemecahan Masalah Berbasis Masalah Matematika Otentik Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau Dari Kemampuan Berbahasa Indonesia Siswa Kelas VIII SMP Harapan Nusantara Denpasar”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh penerapan strategi pembelajaran pemecahan masalah berbasis masalah matematika otentik terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa dengan kemampuan berbahasa Indonesia tinggi, 2) pengaruh penerapan strategi pembelajaran pemecahan masalah berbasis masalah matematika otentik terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa dengan kemampuan berbahasa Indonesia rendah, 3) adanya interaksi antara strategi pembelajaran pemecahan masalah berbasis masalah matematika otentik dan tingkat kemampuan berbahasa Indonesia siswa. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan desain faktorial 2x2 dan melibatkan sampel sebanyak 80 orang siswa. Data tentang kemampuan memecahkan masalah diperoleh dengan menggunakan test dalam bentuk esay yang terdiri dari 5 buah soal. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan uji statistik ANAVA dua jalur dan uji Tukey sebagai uji lanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) ada pengaruh positif penerapan strategi pemecahan masalah berbasis masalah matematika otentik terhadap kemampuan memecahkan masalah matematika pada siswa dengan kemampuan berbahasa Indonesia tinggi, 2) ada pengaruh negatif penerapan strategi pemecahan masalah berbasis masalah matematika otentik terhadap kemampuan memecahkan masalah matematika pada siswa dengan kemampuan berbahasa Indonesia rendah, 3) ada interaksi antara pengaruh penerapan strategi pemecahan masalah berbasis masalah matematika otentik dan tingkat kemampuan berbahasa Indonesia siswa. Data tentang kemampuan memecahkan masalah diperoleh dengan menggunakan instrumen test dalam bentuk test esay dengan jumlah soal test sebanyak 5 buah. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan statistik uji ANAVA dua jalur dan uji Tukey sebagai uji lanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) ada pengaruh positif penerapan strategi pemecahan masalah berbasis masalah matematika otentik terhadap kemampuan memecahkan masalah matematika pada siswa dengan kemampuan berbahasa Indonesia tinggi, 2) ada pengaruh negatif penerapan strategi pemecahan masalah berbasis masalah matematika otentik terhadap kemampuan memecahkan masalah matematika pada siswa dengan kemampuan berbahasa Indonesia rendah, 3) ada interaksi antara pengaruh penerapan strategi pemecahan masalah berbasis masalah matematika otentik dan tingkat kemampuan berbahasa Indonesia siswa. Kata Kunci : Strategi Pembelajaran, Masalah Matematika Otentik, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika, Kemampuan Berbahasa Indonesia. Eka Suryantari, I Gusti Agung (2013), The influence of applying problem solving learning strategy based on autentic mathematics problem to the students' mathematics problem solving ability viewed on Indonesian language ability of grade VIII students at Harapan Nusantara School Denpasar. The pourposes of this research are to know: 1) The influence of applying problem solving learning strategy based on autentic mathematics problem to the students' mathematics problem solving ability of high Indonesian language ability, 2) The influence of applying problem solving learning strategy based on autentic mathematics problem to the students' mathematics problem solving ability of low Indonesian language ability, 3) the existence of interaction between problem solving learning strategy based on authentic mathematics problem and Indonesian language ability of students. This research is quasy experimental research which applies design of factorial 2x2. The total members of research sample are 80 students. The data of mathematics problem solving were taken using five items easy test. The data of the research were analyzed using two-way ANAVA and Tukey test for advanced test. The results of this research showed that 1) there was a positive effect of applying problem solving learning strategy based on autentic mathematics problem to the students' mathematics problem solving ability of high Indonesian language ability, 2) there was a negative influence of applying problem solving learning strategy based on autentic mathematics problem to the students' mathematics problem solving ability of low Indonesian language ability, and 3) there was interaction between problem solving learning strategy and Indonesian language ability of students.keyword : learning strategy, autentic mathematics problem, students' mathematics problem solving ability, Indonesian language ability.
Suggested For You
Journal article

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berorientasi Discovery Inquiry Pokok Bahasan “Lingkaran” Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa SMP Kelas VIII

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaranpokok bahasan ”Lingkaran” berorientasi discovery inquiry, yang valid, praktis, danefektif. Perangkat ini terdiri atas media pembelajaran, LKS, dan Buku PeganganGuru (BPG). Pengembangannya mengikuti prosedur pengembangan Plomp (2010),yang melewati tahapan: (1) investigasi awal, (2) perancangan dan realisasi, dan (3)uji coba dan penilaian. Subjek yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah siswakelas VIIIA2, VIIIA3, dan VIIIA5 SMP Negeri 1 Singaraja.Produk yang dihasilkan telah memenuhi aspek validitas, kepraktisan, dankeefektifan. Karakteristik dari perangkat pembelajaran yang dihasilkan adalah: (1)media pembelajaran: mendukung sebagian besar konsep ”Lingkaran” di SMP,dapat diotak-atik dan mudah dioperasikan, digunakan untuk peragaan, eksperimen,dan konfirmasi dalam pembelajaran, (2) LKS: dominan memuat persoalan yangberhubungan dengan praktik, menuntun siswa dalam melakukan penyelidikan dalamrangka menemukan dan membangun konsep, prinsif, maupun formula, saranapelaksanaan ekslporasi, elaborasi, dan konfirmasi dalam pembelajaran, (3) BPG:sebagai panduan bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran berorientasidiscovery inquiry, memuat jawaban standar atas permasalahan dalam LKS.
Read more articles