Studi Kritis Yesus Seminar

Nyoman Epafroditus Djadi
Journal article Jurnal Jaffray • December 2007

Download full text
(Bahasa Indonesia, 9 pages)

Abstract

Apakah Yesus pernah jatuh cinta kepada Maria? Apakah la memiliki seorang putra? Apakah la tidak mati di salib, apakah la tidak bangkit? Apakah la seorang penganut Gnostik? Apakah la pura-pura mati dan menyelinap keluar dari tanah suci? Apakah benar bahwa la tidak menyebut diri-Nya sebagai Anak Allah? Apakah kubur-Nya sudah ditemukan? Apakah la hidup dan mempunyai keluarga? Apakah gulungan laut mati berbicara mengenai Yesus? inilah pertanyaan-pertanyaan yang ada di dunia modern saat ini.Dari kelahiran sampai kebangkitan dan terangkat kesurga semuanya sudah dinubuatkan jauh sebelumnya. Bahkan ketika la terangkat kesorga la disaksikan bukan hanya murid-muridterdekat-Nya tetapi disaksikan oleh ratusan orang. Tidak mungkin murid-murid mau mati bagi sesuatu yang merupakan kebohongan atau mitos. Dan tidak ada sesuatu yang dapat merubah karakter mereka kecuali mereka melihat sendiri dimana Dia mati, bangkit dan terangkat disaksikan oleh ratusan orang. Untuk dua kisah ini saya rasa sudah cukup untuk merefleksikan bahwa Yesus bukanlah' pengajaran' tetapi fakta sejarah dan sekaligus menggenapi ke-Tuhanan YESUS.Dan akhirnya Dia adalah Pribadi yang mati dan bangkit dari kematian dan sebagaimana dikatakan oleh Alkitab bahwa Yesus Kristus duduk disebelah kanan Allah Bapa. Dan harapan kita didasarkan akan keyakinan bahwa satu kali nanti la akan datang bukan sebagaitukang kayu, guru, imam dan nabi tetapi sebagai Tuhan dan Juruslamat. . .. . . . . . .. .. MARANATA

Metrics

  • 269 views
  • 415 downloads

Journal

Jurnal Jaffray

Jurnal Jaffray is a peer-reviewed open-access journal that focuses on the novelty of theology, bi... see more