Gambaran Low Back Pain Pada Komunitas Fitness Center Dengan Instruktur Dan Tanpa Instruktur Di YOGYAKARTA

M. Ardiansyah Adi Nugraha • Daniswara Daniswara
Journal article YARSI medical Journal • April 2013 Indonesia

Download full text
(Bahasa Indonesia, 55 pages)

Abstract

Prevalensi Low Back Pain (LBP) atau nyeri punggung bawah sepanjang hidup adalah antara 60-90% dan di AS sebanyak 30% atlet pernah mengalami LBP akut karena efek latihan yang mereka lakukan. Pada saat ini di Indonesia telah muncul komunitas-komunitas pusat kebugaran yang melakukan berbagai macam latihan untuk membentuk tubuh atau memperbaiki kebugaran mereka. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui demografi nyeri punggung bawah pada komunitas fitness center di Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional dengan pendekatan secara observasi. Populasinya adalah semua anggota komunitas pusat kebugaran baik laki-laki maupun perempuan yang diambil secara acak sejumlah 90 sampel. Berdasarkan umur, sampel dibagi menjadi 3 kelompok umur yaitu 18-30, 31-50, dan >50 tahun. Penelitian dilakukan di 3 tempat yaitu Kartika Dewi Group, Lembah Fitness, dan Bahtera Fitness Center. Setelah diperoleh data yang dibutuhkan, kemudian dilakukan pengolahan data dengan menggunakan frequency, cross tabulation, dan uji Chi Square. Hasil analisis deskriptif menunjukkan sebanyak 36 dari 90 sampel atau 40% menyatakan pernah mengalami nyeri punggung bawah LBP setelah selama ini melakukan latihan di pusat kebugaran. Hasil uji statistik dengan menggunakan cross tabulation dan Chi square test menunjukkan tidak signifikannya pengaruh umur, jenis kelamin, dilatih oleh instruktur, lama dan frekuensi berlatih dengan timbulnya kejadian LBP dengan nilai p>0.05. Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh antara umur, jenis kelamin, dilatih oleh instruktur, lama berlatih dan frekuensi berlatih dengan timbulnya kejadian LBP pada komunitas pusat kebugaran dan kejadian LBP yang cukup tinggi pada komunitas pusat kebugaran yaitu sebesar 40%.The prevalence of life long low back pain (LBP) is about 60-90% and approximately 30% athletes in the US ever suffered from acute LBP because of exercise effect they had practiced. Nowadays, fitness communities have been growing in Indonesia with so many exercises for keeping body shape or health. This study was performed to find out LBP demography in fitness centre communities in Yogyakarta. A cross sectional study design was employed and an observational approach was used for data collection. Population and subject selected were all of community member either male or female taken by purposive method. Based on the age, samples were divided into 3 groups i.e. group of 18-30, 31-50, and >50 years. This study was done in 3 community fitness centers i.e. Kartika Dewi Group, Lembah Fitness, and Bahtera Fitness Centre. A special questionnaire was used to collect the data and frequency distribution, cross-tabulation and Chi-Square test were used for statistical analysis. Descriptive analysis result showed 36 out of 90 subjects or 40% ever suffered from LBP following exercise in fitness center. Statistical analysis by using cross tabulation and Chi square test showed that the influence of age, gender, trained by instructor, duration and frequency of exercise on LBP incidence was not significant and the P value was > 0.05. In conclusion, age, gender, trained by instructor, long duration and exercise frequency had no influence on LBP incidence in fitness center community. The LBP incidence was relatively high in fitness center community i.e. about 40% of the sample.

Metrics

  • 349 views
  • 433 downloads

Journal

YARSI medical Journal

Jurnal Kedokteran YARSI (English: YARSI Medical Journal) publishes novel research findings and li... see more