Hubungan Status Hipertiroid Dengan Siklus Menstruasi Penderita Hipertiroid Di Klinik Litbang Gaki Magelang

Prihatin Broto • Diah Yunitawati • Nur Ihsan

Abstract

Latar belakang: Gangguan menstruasi sebagai indikator dari fungsi ovarium. Kelainan siklus menstruasi disebabkan oleh kelainan hormonal yang berhubungan dengan gangguan tiroid, termasuk hipertiroid. Tujuan: Penelitian bertujuan mengetahui hubungan antara gangguan siklus menstruasi dengan hipertiroid, usia, Indeks Masa Tubuh (IMT), kecemasan, kontrasepsi hormonal. Metode: Penelitian ini adalah observasional dengan rancangan potong lintang. Sampel wanita usia subur penderita hipertiroid di klinik litbang GAKI, usia 15-50 tahun, jumlah sampel adalah 43 penderita. Variabel penelitian adalah hipertiroid dan siklus menstruasi. Hipertiroid dinyatakan dalam Thyroid Stimulating Hormone (TSH) dan Free Thyroxin (fT4) diukur dengan ELISA. Siklus haid normal adalah 21 sampai 34 hari. Status gizi dinyatakan dengan IMT. Kecemasan diukur dalam Beck Anxiety Inventory (BAI). Analisis data mengunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian 16 (37,2%) penderita hipertiroid mengalami siklus menstruasi tidak teratur dan 27 (62,8%) siklus menstruasinya teratur. Hubungan hipertiroid dengan siklus menstruasi tidak bermakna, (p=0,414). Hubungan usia dengan siklus menstruasi tidak bermakna nilai p=0,331. Hubungan status gizi/Indeks Masa Tubuh (IMT) dengan siklus menstruasi tidak bermakna, nilai p=0,508. Hubungan kecemasan dengan siklus menstruasi tidak bermakna, nilai p=0,552. Hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal dengan siklus menstruasi bermakna, nilai p=0,034. Uji secara multivariate tidak berpengaruh hipertiroid, usia, IMT, kecemasan, dan kontrasepsi hormonal terhadap siklus menstruasi. Kesimpulan: Ketidakteraturan siklus menstruasi tidak dipengaruhi oleh hipertiroid, usia, status gizi, kecemasan, dan kontrasepsi hormonal.

Metrics

  • 138 views
  • 99 downloads

Journal

Indonesian Journal of Reproductive Health

Jurnal Kesehatan Reproduks (Indonesian Journal of Reproductive Health) is an authoritative source... see more