Perbandingan Parameter Fungsi Paru Atlet Putra Cabang Olahraga Tinju Dengan Taekwondo Di Pusat Pendidikan Dan Latihan Pelajar Jawa Tengah

Putri Asyifa Rahman • Endang Kumaidah • Yosef Purwoko
Journal article None • 2016 Indonesia

Abstract

Latar belakang: Aktivitas fisik yang dilakukan seperti pola latihan, metode latihan, intensitas latihan, dan durasi pertandingan mempengaruhi kapasitas vital paru seorang atlet. Salah satu cabang olahraga yang memiliki pola latihan dan metode latihan yang cukup berat adalah cabang olahraga beladiri seperti cabang olahraga Tinju dan Taekwondo. Kedua cabang olahraga tersebut membutuhkan parameter fungsi paru yang tinggi.Tujuan: Mengetahui perbandingan parameter fungsi paru atlet putra cabang olahraga Tinju dengan Taekwondo di PPLP Jawa TengahMetode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Sampel adalah 10 atlet putra usia 15-19 tahun pada cabang olahraga Tinju dan Taekwondo. Pengambilan data karakteristik berupa usia, tinggi badan, berat badan, lingkar dada, dan BMI. Nilai VC, FVC dan FEV1 dan PEF diukur menggunakan Spirometer spirolab II. Uji statistik menggunakan uji Kruskal- Wallis.Hasil: Rerata nilai VC atlet putra cabang olahraga Taekwondo dan Tinju adalah 3,7 ± 0,36 L dan 3,8 ± 0,29 L, Rerata nilai FVC atlet putra cabang olahraga Taekwondo dan Tinju adalah 3,6 ± 0,42 L dan 3,7 ± 0,33 L, Rerata nilai FEV1 atlet putra cabang olahraga Taekwondo dan Tinju adalah 3,4 ± 0,38 L dan 3,4 ± 0,25 L, Rerata nilai PEF atlet putra cabang olahraga Taekwondo dan Tinju adalah 6,9 ± 0,8 L/s dan 7,5 ± 1,43 L/s.Kesimpulan: Parameter fungsi paru pada atlet putra cabang olahraga Tinju lebih besar dari Taekwondo di PPLP Jawa Tengah tetapi perbedaan tersebut tidak bermakna secara statistik.

Metrics

  • 134 views
  • 35 downloads