Pengamatan Seismisitas Gempa Bumi Di Wilayah Pulau Sulawesi Menggunakan Perubahan Nilai A-b

Guntur Pasau • Ferdy Ferdy • Gerald H. Tamuntuan
Journal article Jurnal MIPA Unsrat Online • 2017

Download full text
(Bahasa Indonesia, 5 pages)

Abstract

Telah dilakukan pengamatan seismicitas gempa bumi Pulau Sulawesi berdasarkan Perubahan nilai a-b. Pulau Sulawesi yang merupakan wilayah pertemuan beberapa lempeng bumi memiliki aktivitas kegempaan yang sangat tinggi sehingga diperlukan upaya mitigasi terhadap ancaman gempa bumi tersebut. Salah satu upaya mitigasi adalah memetakan paramaeter seismotektonik yakni nilai a-b secara spasial. Penentuan variasi Perubahan nilai parameter seismotektonik menggunakan metode statistik maximum likelihood. Data yang digunakan adalah data hypocenter gempa yang dikumpulkan dari dua katalog yakni data USGS dan ANSS selama selang pengamatan Februari 1963 sampai Mei 2016 meliputi wilayah 1180BT-1270BT dan 70LS-50LU. Hasil analisis Perubahan nilai parameter seimotektonik secara umum menunjukkan bahwa variasi nilai b berkisar 0.55-2.55,dan nilai a berkisar 3.72-14.75. Dari hasil analisis periode ulang secara umum menunjukkan bahwa periode ulang gempa magnitude 6.0 sekitar 2.4-12 tahun magnitude, magnitude 6.5 sekitar 6-30 tahun, magnitude 7.0 sekitar 14-70 tahun, gempa dengan magnitudo 7.5 sekitar 32-162.5 tahun.The earthquake seismic activity in Sulawesi Island based on changes in the a-bvalue has been observed. Sulawesi Island which is the junction of several tectonic plates, has a very high seismic activity so it is crucial to mitigate the thread of the earthquake. One effort to mitigate the earthquake is by measuring and mapping the value of this a-bseismotectonicparameter spatially. Maximum likelihood statistical methods has been employed todetermine thechanges of parameter seismotectonic variationvalue. The datas used in this research is the observatory earthquake hypocenter data catalog which is USGS data and ANSS datacollected fromFebruary 1963 until May 2016 covering an area 1180E-1270ELongitude and -70S-50NLatitude. The results of the analysis of changes in the parameter seimotektonicvaluegenerally indicates that the variations in the value of b ranges from 0:55 to 2:55, and the value of a range from 3.72 to 14.75. Based on analysis, the return period of 6.0 earthquake magnitude generally are around 2.4 to 12 years, the return periodof 6.5 magnitude are around 6 to 30 years, the return periodof 7.0 magnitude are around 14 to 70 years, the return period of 7.5 magnitude earthquakeare around 32.5 to 162.5 years.

Metrics

  • 427 views
  • 1111 downloads

Journal

Jurnal MIPA Unsrat Online

Jurnal MIPA Unsrat Online is a scientific journal that publishes original research in the fields ... see more