Journal article // Humaniora






Sistem Ketakrifan dalam Bahasa Prancis
2003  //  DOI: 10.22146/jh.781
Sajarwa Sajarwa

Metrics

  • Eye Icon 256 views
  • Download Icon 412 downloads
Metrics Icon 256 views  //  412 downloads
Abstract

Nomina (dalam bahasa Prancis nom) dapat dianalisis dari berbagai segi, yaitu dari morfologis, sintaktis, semantis, dan pragmatis. Analisis morfologis, sintaktis, dan semantis telah banyak dilakukan oleh para ahli bahasa Prancis. Adapun analisis nomina secara pragmatis, sejauh pengamatan penulis, belum banyak dilakukan. Analisis nomina secara pragmatis dikaitkan dengan bahasa sebagai alat komunikasi. Jika analisis semantis terhadap nomina lebih menitikberatkan pada acuan atau isi nomina, analisis pragmatis menitikberatkan pada bagaimana isi itu disampaikan penutur kepada mitra wicara. Adanya isi atau kandungan pada nomina tersebut mengisyaratkan bahwa penutur memiliki maksud tertentu (speaker's assessment) terhadap nomina yang disampaikan. Yang dimaksud dengan "maksud tertentu" itu secara khusus adalah pengidentifikasian nomina jika dihubungkan dengan konteks tertentu (Chafe, 1976: 27). Lebih lanjut Chafe menguraikan bahwa analisis pragmatis terhadap nomina menghasilkan informasi lama-baru, fokus-kontras, topik kalimat, sudut pandang, takrif dan taktakrif (Chafe, 1976: 28). Tulisan ini akan difokuskan pada takrif dan taktakrif atau sistem ketakrifan dalam bahasa Prancis.

Full text
Show more arrow
 

Metrics

  • Eye Icon 256 views
  • Download Icon 412 downloads
Metrics Icon 256 views  //  412 downloads