Journal article // Humaniora






Sejarah / Sastra
2004  //  DOI: 10.22146/jh.v16i1.803
Kuntowijoyo Kuntowijoyo

Metrics

  • Eye Icon 268 views
  • Download Icon 47 downloads
Metrics Icon 268 views  //  47 downloads
Abstract

Di Indonesia sejarah dan sastra menjadi satu dalam mitos sampai awal abad ke-20. Ketika kesadaran mitis itu berakhir, keduanya berjalan senndiri-sendiri. Sekalipun keduanya merekam realitas, tetapi sejarah adalah ilmu, sastra adalah imajinasi. Sejarah dan sastra berbeda dalam struktur dan substansi. Dalam struktur sejarah ada evidensi, informasi, fakta, dan berguna untuk menjelaskan realitas. Dalam struktur sastra ada strukturalisasi kemungkinan, ekspresi, imajinasi, dan berguna untuk mengadili realitas. Sementara itu, substansi sejarah adalah objektifikasi kehidupan karena ia harus sadar akan Perubahan. Sastra adalah subjektifikasi kehidupan dan acuannya adalah keabadian.

Full text
Show more arrow
 

Metrics

  • Eye Icon 268 views
  • Download Icon 47 downloads
Metrics Icon 268 views  //  47 downloads