Analisis Kelayakan Ekonomi Antara Penggunaan Kendaraan Sendiri Dan Kendaraan Sewa Untuk Pendistribusian Produk (Studi Kasus PT. Arthawenasakti Gemilang Malang)

Annisa Kusuma Wardhani • Arif Rahman • Rahmi Yuniarti

Download full text
(Bahasa Indonesia, 11 pages)

Abstract

PT. Arthawenasakti Gemilang Malang mengalami permasalahan membuat keputusan penggunaan kendaraan untuk pendistribusian produknya. PT. Arthawenasakti Gemilang memiliki dua alternatif moda pendistribusian, yaitu penggunaan kendaraan sendiri dan kendaraan sewa. Selama ini seringkali digunakan jasa persewaan apabila moda pendistribusian yang dimiliki tidak mencukupi. Seiring pertumbuhan permintaan pelanggan, Perusahaan harus memikirkan ketersediaan moda pendistribusian produk dari alternatif membeli kendaraan baru atau menggunakan jasa persewaan. Penelitian menganalisa keputusan pemilihan moda pendistribusian dengan pertimbangan perbandingan manfaat dan biaya. Analytical Hierarchy Process (AHP) menganalisis nilai manfaat dari aspek non finansial sesuai kriteria manfaat yang diharapkan. Net Present Value (NPV) menganalisis biaya operasional dari aspek finansial. Benefit Cost Ratio (BCR) memberikan analisis komparasi alternatif keputusan yang paling layak. Hasil analisis komparasi menunjukkan nilai BCR alternatif penggunaan kendaraan sendiri 1,37 x 10-8 manfaat/ juta rupiah, sedangkan nilai BCR altenatif penggunaan kendaraan sewa 2,04 x 10-8 manfaat/ juta rupiah. Hasil penelitian merekomendasikan alternatif penggunaan kendaraan sewa menguntungkan Perusahaan.

Metrics

  • 193 views
  • 2471 downloads

Journal

Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri

Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri (JRMSI) is a forum for the graduates of Industrial ... see more