Respon Dua Varietas Tomat (Lycopersicon Esculentum Mill.) Terhadap Aplikasi Zat Pengatur Tumbuh Naphthalene Acetic Acid (Naa)

Yuli Dwi Puspitasari • Nurul Aini • Koesriharti Koesriharti
Journal article Jurnal Produksi Tanaman • 2014

Download full text
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstract

Upaya peningkatan mutu buah tomat dapat dilakukan dengan pemberian ZPT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon dua varietas tomat terhadap aplikasi NAA pada konsentrasi yang berbeda. Percobaan disusun menggunakan Rancangan Petak Terbagi dengan 3 ulangan. Petak utama, varietas tomat terdiri 2 macam, yaitu V1: varietas Juliet F1, V2: varietas Tombatu F1. Anak petak, konsentrasi NAA terdiri 6 taraf, yaitu P0: 0 ppm, P1: 30 ppm, P2: 60 ppm, P3: 90 ppm, P4: 120 ppm dan P5: 150 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi NAA yang diberikan pada saat awal berbunga, pada varietas Juliet F1 dengan NAA 30 ppm dapat meningkatkan tinggi tanaman dan jumlah anak daun pada akhir pengamatan. Pada varietas Tombatu F1 dengan NAA 60 ppm menunjukkan jumlah biji per buah lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan kontrol dan perlakuan aplikasi NAA 150 ppm. Pada jumlah buah terbentuk per tandan atas, konsentrasi NAA 30 ppm sampai 150 ppm yang diaplikasikan pada tanaman tomat varietas Juliet F1 dan varietas Tombatu F1 dapat menurunkan jumlah buah terbentuk per tandan atas. Varietas Juliet F1 menunjukkan persentase fruit drop lebih rendah, bobot per buah dan bobot buah panen lebih kecil, jumlah buah panen per tanaman lebih tinggi dan umur panen pertama serta umur panen terakhir lebih lambat dibandingkan dengan varietas Tombatu F1. Aplikasi NAA pada tanaman tomat dapat menurunkan jumlah bunga per tanaman, jumlah buah per tanaman, jumlah bunga per tandan, jumlah buah terbentuk per tandan, jumlah buah panen, bobot buah panen dan bobot per buah. Aplikasi NAA 150 ppm menurunkan diameter buah tomat.

Metrics

  • 298 views
  • 587 downloads

Journal

Jurnal Produksi Tanaman

Jurnal Produksi Tanaman is an Agricultural Journal published by the Department of Agriculture, Fa... see more