Perbandingan Metode Granulasi Basah Dan Kempa Langsung Terhadap Sifat Fisik Dan Waktu Hancur Orally Disintegrating Tablets (ODTs) Piroksikam

Wira Noviana Suhery • Armon Fernando • Buddy Giovanni
Journal article Jurnal Sains Farmasi dan Klinis • 2016

Download full text
(Bahasa Indonesia, 7 pages)

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai perbandingan penggunaan metode granulasi basah dan kempa langsung terhadap sifat fisik dan waktu hancur orally disintegrating tablets (ODTs) piroksikam. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan metode pembuatan ODTs piroksikam yang menghasilkan sifat fisik tablet dan waktu hancur yang paling baik. Komposisi formula pada metode granulasi basah dan cetak langsung sama tiap tabletnya yaitu Piroksikam 20 mg, Primellose® 5%, PVP K30 1%, Mg stearat 1%, Manitol 10%, dan Comprecel® ad 175 mg. Tablet ODTs kemudian dievaluasi sifat fisiknya yang meliputi keseragaman bobot, keseragaman ukuran, kekerasan, friabilitas dan friksibilitas, waktu hancur, rasio penyerapan air, waktu pembasahan dan penetapan kadar serta uji disolusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode menghasilkan sifat fisik tablet yang baik. Namun metode kempa langsung memberikan waktu hancur yang lebih cepat yaitu 55,51 detik dibandingkan dengan metode granulasi basah. Hasil uji statistik menggunakan metode independent sample T test menunjukkan terdapat perbedaan bermakna waktu hancur (P<0,05) antara formula dengan metode kempa langsung dengan granulasi basah.

Metrics

  • 324 views
  • 8483 downloads

Journal

Jurnal Sains Farmasi dan Klinis

Jurnal Sains Farmasi dan Klinis (JSFK) accepts research articles (original research paper) in 2 m... see more