Formulasi Ragi Campuran Untuk Produksi Bioetanol Dari Limbah Kayu Sengon

Ina Winarni • Sri Komarayati • Djarwanto Djarwanto
Journal article Jurnal Penelitian Hasil Hutan • 2017

Download full text
(Bahasa Indonesia, 9 pages)

Abstract

Saat ini, bioetanol merupakan salah satu sumber Bahan Bakar Nabati (BBN) yang berpotensi dikembangkan sebagai sumber energi alternatif baru dan terbarukan. Bioetanol dapat diperoleh dari fermentasi limbah pertanian dan kehutanan, dengan sebelumnya melalui perlakuan pendahuluan dan hidrolisis. Proses tersebut dapat dilakukan dengan bantuan mikroba (ragi). Untuk mendapatkan kadar etanol yang tinggi perlu dilakukan pencarian formulasi ragi campuran untuk proses fermentasi. Tulisan ini mempelajari formulasi ragi campuran yang efektif dari fermentasi sabetan kayu sengon untuk menghasilkan kadar etanol yang optimal. Formulasi dilakukan dengan mencampur Aspergillus oryzae, Saccharomyces cerevisae, Rhyzopus oryzae dan campuran bahan lainnya dengan beberapa variasi perlakuan. Ragi komersial Sacharomyces cerevisae digunakan sebagai kontrol pembanding dengan konsentrasi 3 – 9%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ragi campuran dengan konsentrasi 7% paling efektif digunakan pada fermentasi lignoselulosa dengan hasil kadar etanol sebesar 1,569%. Kadar etanol yang dihasilkan lebih tinggi dari kadar etanol yang dihasilkan dari fermentasi dengan ragi komersial sebesar 0,652%.

Metrics

  • 507 views
  • 90 downloads

Journal

Jurnal Penelitian Hasil Hutan

Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH) adalah publikasi ilmiah bidang anatomi, fisik mekanik, tekno... see more