Pengembangan ”RWH” Dari Aspek ”WTP” Dan ”ATP”: Studi Kasus YOGYAKARTA

Widodo Brontowiyono • Ribut Lupiyanto
Journal article Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan • 2010 Indonesia

Download full text
(Bahasa Indonesia, 13 pages)

Abstract

Rainwater harvesting (RWH) secara teknis dan ekologis layak dikembangkan di Kartamantul (Yogyakarta, Sleman dan Bantul) DIY dalam bentuk sumur resapan, penampungan air hujan (PAH), kolam konservasi, vegetasi, dan lahan terbuka. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kelayakan sosial ekonomi RWH. Kelayakan sosial ditentukan dengan metode Willingness To Pay (WTP) melalui penelitian survey. Kelayakan ekonomi ditentukan dengan metode Cost Benefit Ratio (CBR) dan Ability To Pay (ATP). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa teknik RWH yang layak secara sosial ekonomi di daerah surplus dan daerah kritis antropogenik adalah sumur resapan, kolam konservasi, vegetasi, biopori, dan lahan terbuka, sedangkan untuk daerah kritis alami adalah penampungan air hujan.

Metrics

  • 226 views
  • 65 downloads

Journal

Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan

Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan is published twice a year, in January and June. It is a sci... see more