Kadar Airtanah Pemicu Longsor Desa Girimekar Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat

Iwan G. Tejakusuma
Journal article Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia • 2013 Indonesia

Download full text
(Bahasa Indonesia, 8 pages)

Abstract

Bencana longsor makin sering terjadi di Indonesia dan telah banyak menyebabkan korban jiwa, kehilangan harta benda dan kerugian ekonomi. Di Kampung Legokhayam, Desa Girimekar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat longsor terjadi pada 21 Maret 2010 menghancurkan 9 rumah dan 9 rumah lainnya rusak. Longsor tersebut dikontrol oleh faktor geologi – litologi dan kemiringan lereng dan terjadi dipicu oleh curah hujan.Tipe longsor adalah translasional dan sebagian kecil rotasional. Kadar airtanah diteliti untuk mengetahui ambang batas untuk longsor. Sampel tanah undisturbed dari lokasi BH 01 dan BH 02 diambil dan dianalisa di laboratorium untuk parameter index properties dan engineering properties. Analisis kestabilan lereng juga dilakukan dan disimulasikan untuk mengetahui kadar airtanah kritis untuk longsor. Hasilnya menunjukkan bahwa faktor keamanan lereng di BH 01 adalah 0,832 dan di BH 02 adalah 0.962. Nilai kritis airtanah untuk longsor adalah 90% untuk lapisan atas dan 76% untuk lapisan bawah di BH 01 dan 82% untuk lapisan bawah di BH 02. Longsor akan terjadi bila kandungan airtanah melebihi nilai tersebut. Nilai tersebut dapat digunakan untuk sistem peringatan dini longsor.

Metrics

  • 340 views
  • 113 downloads

Journal

Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia

Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia merupakan jurnal ilmiah yang berisi tulisan tentang sain dan... see more