Aktivitas Ekstrak Etanolik Bayam Merah (Amaranthus Tricolor L.) Terstandar Sebagai Upaya Preventif Steatosis: Studi in Vivo

Dimas Adhi Pradana • Deasy Wulan Dwiratna • Sitarina Widyarini
Journal article Jurnal Sains Farmasi dan Klinis • 2017

Download full text
(Bahasa Indonesia, 8 pages)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanolik daun bayam (Amaranthus tricolor L.) terstandar sebagai upaya preventif steatosis berdasarkan aktivitas enzim ALT dan histopatologis hati. Hewan uji yang dipergunakan adalah tikus Sprague-Dawley jantan. Sebanyak 30 tikus dibagi ke dalam 6 kelompok yaitu kelompok normal, kontrol negatif, kontrol positif (simvastatin 0,9 mg/kgBB), perlakuan I (ekstrak bayam merah 200 mg/kgBB), perlakuan II (ekstrak bayam merah 400 mg/kgBB), dan perlakuan III (ekstrak bayam merah 800 mg/kgBB). Hari pertama sampai hari ke-67 seluruh kelompok kecuali kelompok normal dan kontrol negatif dilakukan pemberian terapi preventif, selanjutnya hari ke-8 sampai hari ke-67 dilakukan induksi diet tinggi lemak dua jam setelah pemberian terapi preventif. Penetapan kadar ALT dilakukan pada hari ke-0 dan 67. Pada hari ke-68 dilakukan pemeriksaan histopatologi hati. Analisis menggunakan One Way Anova yang dilanjutkan analisis Post-Hoc Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanolik daun bayam merah terstandar dosis 200 mg/kgBB, 400 mg/kgBB dan 800 mg/kgBB dapat mempertahankan kadar ALT dalam rentang normal dan memperlihatkan gambaran histopatologi hati yang normal. Disimpulkan bahwa ekstrak etanolik daun bayam merah terstandar berpotensi sebagai terapi preventif steatosis.

Metrics

  • 481 views
  • 911 downloads

Journal

Jurnal Sains Farmasi dan Klinis

Jurnal Sains Farmasi dan Klinis (JSFK) accepts research articles (original research paper) in 2 m... see more