Pengaruh Komunikasi Internal, Motivasi Kerja, Dan Loyalitas Terhadap Kinerja Guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Rumpun Bisnis Sekota Semarang

Bambang Kristianto Wibowo
Journal article Jurnal STIE Semarang • June 2013

Abstract

Pendidikan kejuruan memiliki karakteristik yang berbeda dengan pendidikan umum, ditinjau dari kriteria pendidikan, substansi pelajaran dan lulusannya.Kualitas kinerja guru SMK di Semarang terasa semakin diperlukan karena tuntutan peningkatan kualitas pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan berdasarkan pelaksanaan kurikulum Edisi 1999 yang meliputi aspek program penyelenggaraan diklat yang berbasis kompetensi (competency based program), produktif, luas dan mendasar (broad based program), pendidikan yang luwes (multy entry dan multy exit), penyelenggaraan ujian dan sertifikasi serta uji kompetensi Penelitian ini bertujuan menentukan signifikan tidaknya (a) pengaruh kemampuan komunikasi internal guru terhadap kinerja guru, (b) pengaruh motivasi terhadap kinerja guru, (c) pengaruh loyalitas terhadap kinerja guru, (d) pengaruh kemampuan komunikasi internal, motivasi, dan loyalitas secara simultan terhadap kinerja guru. Populasi sekaligus sampel penelitian ini adalah guru SMKN 2 sebanyak 64 responden dan guru SMKN 9 sebanyak 42 responden. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari pertanyaan-pertanyaan tertutup meliputi indikator-indikator variabel komunikasi internal motivasi, loyalitas dan kinerja guru. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t dan uji F. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan penelitian menunjukkan bahwa (a) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara komunikasi internal terhadap kinerja guru, (R2 = 0,095), (b) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara motivasi terhadap kinerja guru (R2 = 0,369), (c) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara loyalitas dengan kinerja guru (R2 = 0,081). Bukti empiris penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi internal, motivasi dan loyalitas mempengaruhi kinerja guru SMK Bisnis di Semarang. Untuk itu, USAha peningkatan kinerja diperlukan adanya komunikasi internal yang efektif, USAha peningkatan motivasi guru dan peningkatan keterlibatan guru terhadap sekolah. Peneliti lain dapat menambahkan variabel-variabel prediktor lainnya yang merupakan faktor-faktor pengaruh terhadap kinerja guru, seperti lingkungan kerja, kepuasan kerja, kepuasan gaji dan tingkat kemampuan guru. Hal ini penting untuk dilakukan guna mendapatka pemahaman yang lebih komperhensif mengenai variabel-variabel yang mempengaruhi kinerja guru.

Metrics

  • 865 views
  • 2171 downloads

Journal

Jurnal STIE Semarang

Jurnal STIE Semarang is the scientific medium of STIE Semarang which contains scientific articles... see more