Pengaruh Aerasi Terhadap Karakteristik Lindi Hasil Pengolahan Sampah Organik Secara Biodrying Studi Kasus: Sayuran Kangkung

Siti Aminah • Sudarno Sudarno • Purwono Purwono
Journal article Jurnal Teknik Lingkungan • 2017

Abstract

Sampah organik yang dibiarkan saja dapat terdekomposisi dan menimbulkan lindi yang berpotensi mencemari badan air disekitarnya terutama dibawahnya. Hendaknya dilakukan pengolahan terhadap sampah organik tersebut. Salah satu pengolahan yang dapat dilakukan yaitu dengan metode biodrying atau pengeringan sampah dengan menambahkan aerasi. Namum pengaruh penambahan aerasi terhadap lindi yang dihasilkan belum banyak diketahui. Sehingga dilakukan penelitian tentang pengaruh aerasi terhadap kualitas lindi hasil pengolahan sampah secara biodrying. Penelitiang ini dilakukan dengan menggunakan 7 reaktor dengan variabel bebas berupa debit aerasi (2 L/m, 3 L/m, 4 L/m, 5 L/m, 6 L/m dan 7 L/m) dan variabel terikat berupa volume lindi, COD, BOD, amonium dan nitrat. Dan variabel kontrol berupa massa sampah, ukuran sampah, pH dan suhu. Volume lindi yang dihasilkan dari proses pengolahan sampah organik selama 10 hari antara 993 ml – 1569 ml dari 3 kg sampah organik yang berupa sayuran kangkung. Volume lindi terbeesar dihasilkan pada reaktor kontrol/ tanpa aerasi sebesar 1569 ml dan paling sedikit dihasilkan pada reaktor dengan debit 5 L/m sebesar 993 ml. Dengan adanya aerasi sangat berpengaruh signifikan terhadap penurunan volume lindi. Sedangkan untuk pengaruh terhadap nitrat dan penurunan ketinggian sampah cenderung tidak signifikan.

Metrics

  • 288 views
  • 663 downloads

Journal

Jurnal Teknik Lingkungan

Jurnal Teknik Lingkungan acts as a medium for publication, communication and development of scien... see more