Optimasi Kondisi Proses Produksi Bahan Bakar Sintetis Dari Chlorella SP., Berbasis Teknologi Hidrotermal Likuifaksi: Pengaruh Suhu Dan Waktu

Gebby Lianda • Muhammad Hanif • Endro Sutrisno
Journal article Jurnal Teknik Lingkungan • 2016

Abstract

Mikroalga merupakan sumber daya energi yang berkelanjutan yang memiliki potensi yang besar dalam mitigasi emisi karbon dioksida (CO2). Aplikasi teknologi likuifaksi memiliki keunggulan dari sisi ekonomi karena dapat menggunakan mikroalga basah tanpa proses pengeringan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan optimasi dan menginvestigasi pengaruh suhu dan waktu tinggal pada proses likuifaksi mikroalga dalam memproduksi biofuel. Chlorella sp. kering digunakan sebagai mikroalga standar dengan kandungan lipid 22% berat, protein 58% berat dan karbohidrat 17% berat. Chlorella sp. ditambahkan air akuades dengan rasio 1:3 dan dilakukan konversi secara hidrotermal likuifaksi dalam reaktor autoklaf berpengaduk dengan tekanan awal nitrogen 0,5 MPa. Katalis yang digunakan adalah katalis berbasis besi (5% berat) dan diaktifasi dengan sulfur (0.8% berat). Optimasi kondisi proses dilakukan dengan metode statistik respon permukaan dengan perlakuan 13 kali percobaan pada variasi suhu 250-350 oC dan variasi waktu tinggal 30-90 menit. Rancangan percobaan, analisis variansi, model percobaan, dan kondisi proses di optimasi menggunakan perangkat lunak komersial (DesignExpert®). Diperoleh bahwa kondisi proses optimum adalah pada suhu 275oC dan waktu tinggal selama 90 menit dengan perolehan yield bahan bakar sintetis sebesar 25,6 % berat.

Metrics

  • 227 views
  • 161 downloads

Journal

Jurnal Teknik Lingkungan

Jurnal Teknik Lingkungan acts as a medium for publication, communication and development of scien... see more