Perbandingan Respons Laju Jantung Tekanan Darah Terhadap Uji Bangku Antara Remaja Berat Badan Normal Dengan Remaja Berat Badan Lebih

Nawanto Agung Prastowo
Journal article Ebers Papyrus • 2012

Abstract

Berat badan lebih berkaitan erat dengan kebugaran fisik yang rendah dan respon kardio­ vaskular yang lebih tinggi untuk aktivitas fisik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mem­ bandingkan V02max respons laju jantung serta tekanan darah saat uji bangku antara remaja dengan berat badan normal dan berat badan lebih. Sebanyak 32 subyek, mahasiswa laki­ laki dari Universitas Katolik Atma Jaya, mengikuti penelitian ini. Subyek dibagi menjadi dua kelompok, berat badan lebih (17 subyek) dan berat badan normal (15 subyek) dengan tingkat aktivitas fisik yang sama. V02max diperoleh dengan menggunakan uji bangku Queen Step Test (QCST). Denyut jantung (HR) dicatat pada saat sebelum, sel ma dan setelah (5 detik, 1, 2, 3 menit) Uji QCST, dan tekanan darah (BP) diambil sebelum dan setelah (1, 2, 3, menit) Uji QCST. Uji t berpasangan digunakan untuk menguji perbedaan V02max' denyut jantung, Perubahan denyut jantung (b.HR), dan tekanan darah antara ked­ ua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara V02max pada subyek dengan berat badan normal dan berat badan lebih (56,8 ± 7,4 vs 53,3 ± 11,5 ml I kgbb I menit, P> 0,05). Denyut jantung dan b.HR pada menit pertama latihan lebih tinggi pada remaja berat badan lebih (103,0 ± 9,5 vs 112,0 ± 10,4 denyuUmenit; 24,6 ± 12,2 vs 36,4 ± 16,1 pulsalmenit, P <0,05). Remaja berat badan lebih dan berat badan normal dengan tingkat aktivitas fisik yang sama memiliki tingkat kebugaran kardiovaskuler dan respons kardiovaskuler terhadap beban fisik yang tidak berbeda.

Metrics

  • 287 views
  • 78 downloads

Journal

Ebers Papyrus

Ebers Papyrus adalah jurnal ilmiah kedokteran nasional yang diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran ... see more