Upaya Peningkatan Pembinaan Narapidana

Sutrisni Sutrisni
Journal article Jendela Hukum • 2016

Download full text
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstract

Sistem pembinaan bagi narapidana telah berubah dari sistem kepenjaraan menjadi sistem pemasyarakatan, Perusahaan dari rumah penjara menjadi Lembaga Pemasyarakatan, bukan semata-mata hanya secara fisik merubah atau mendirikan bangunannya saja, melainkan yang lebih penting menerapkan konsep pemasyarakatan. Upaya pendidikan untuk semua lapisan masyarakat dari usia dini sampai lanjut usia, termasuk kecakapan hidup bagi narapidana yang sedang menjalani hukuman lembaga permasyarakatan.Pengembangan pendidikan kecakapan hidup merupakan tugas dan wewenangan pendidikan luar sekolah sebagai upaya pengembangan sumber daya manusia yang dirasakan kepada sumber daya manusia yang didasarkan kepada sumber daya manusia pengembangan pendidikan tersebut sangat penting bagi narapidana, karena jumlah narapidana di lembaga pemasyarakatan. Khususnya di lembaga pemasyarakatan kelas II B Kab. Sumenep. Narapidana adalah orang yang telah melanggar norma kehidupan, mereka tidak tahan kondisi kehidupan yang serba sulit sehingga menimbulkan sifat frustasi, kehilangan pekerjaan dan masalah-masalah lain seperti tidak terpenuhi kebutuhan dasar (sandang, pangan dan papan) di satu pihak, dan di pihak lain tidak sedikit pula narapidana yang berasal dari lapisan masyarakat yang tergolong mampu dari segi ekonomi bahkan dari kalangan elit, seperti pengusaha, politikus dan birokrat. Sehingga seseorang nekat melakukan perkosaan terhadap korbannya karena telah memaksa seorang wanita untuk melakukan hubungan suami istri di luar pernikahan yang sah tanpa keinginan wanita yang jadi korban perkosaan tersebut, membuat lembaga pemasyarakatan kelas II B Kab. Sumenep dituntut berperan aktif dalam upaya pembinaan narapidana agar kembali ke jalan yang benar dan diterima oleh Masyarakat, sehingga tidak lagi melakukan/mengulangi kejahatan.Penelitian Upaya Peningkatan Pembinaan Narapidana. Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini agar dapat memberikan Masukan bagi pihak Lembaga Pemasyarakatan Kab. Sumenep untuk mengevaluasi pelaksanaan sistem pemasyarakatan Lembaga Pemasyarakatan Berbeda dengan berpedoman Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan sehingga mantan narapidana akan benar-benar menyadari kesalahannya yang pada akhirnya akan menjadi anggota masyarakat berguna bagi agama, bangsa, dan negara. Masukan bagi pihak Lembaga Pemasyarakatan Kab. Sumenep dan instansi terkait untuk dapat mencari upaya penyelesaian dalam menghadapi kendala dalam pelaksanaan sistem pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Kab. Sumenep.

Metrics

  • 294 views
  • 208 downloads

Journal

Jendela Hukum

Jurnal Jendela Hukum diterbitkan berkala Oleh Fakultas Hukum Universitas Wiraraja Sumenep sebagai... see more